Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

KKN Undip

Mahasiswa Undip Inisiasi Pendirian Lumbung RW di Kaliwungu Kendal

Yolanda Safira Agustine melaksanakan kegiatan di Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Mahasiswa KKN Undip, Yolanda Safira Agustine melaksanakan sosialisasi Lumbung RW 13 di Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kendal 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Universitas Diponegoro telah menerjunkan mahasiswanya terhitung sejak 5 Juli sampai 15 Agustus 2020 untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah masing-masing.

Salah satunya Yolanda Safira Agustine melaksanakan kegiatan di Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Di tengah kondisi pandemi yang kian mewabah ini, tentunya banyak kerugian yang tengah dialami masyarakat, salah satu dampaknya yaitu pada sektor ekonomi.

Banyak dari mereka yang kehilangan pekerjaannya karena perusahaan-perusahaan mengalami kebangkrutan secara finansial.

Akibatnya, banyak orang yang kesusahan untuk mencukupi kebutuhannya dalam kehidupan sehari-hari.

Mengingat kebanyakan warga di Desa Magelung khususnya di RW 13 merupakan warga dengan tingkat kelas ekonomi menengah ke bawah, dampak dari adanya pandemi tentu sangat terasa oleh para warga.

Apalagi mayoritas warga di desa ini adalah pekerja/buruh pabrik.

Tak sedikit dari mereka yang di rumahkan ataupun diberhentikan karena perusahaan tak lagi mampu membayar.

Dari sinilah tercetus ide untuk menerapkan program yang bernama “Lumbung RW 13”.

Mahasiswa KKN Undip, Yolanda Safira Agustine turut serta melakukan kegiatan bersih-bersih kampong di Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Mahasiswa KKN Undip, Yolanda Safira Agustine turut serta melakukan kegiatan bersih-bersih kampong di Desa Magelung, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. (IST)

Lumbung RW 13 merupakan suatu program yang bertujuan untuk membantu sedikit dari beban para warga khususnya di RW 13 yang terkena dampak ekonomi pada saat pandemi ini.

Dimana sasaran dari program ini harus tepat sasaran yaitu diperuntukkan bagi orang yang kesusahan dalam mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

Sebenarnya cara kerja Lumbung RW 13 itu sendiri cukup mudah, yaitu hanya sebagai penyalur bantuan dari orang yang ingin memberi kepada yang sedang membutuhkan.

Namun sebagai langkah awal yang terpenting dilakukan adanya program ini adalah sosialisasi kepada para warga.

Sehingga dalam menjelaskan mengenai apa itu Lumbung dan cara kerjanya akan lebih mudah tersampaikan apalagi ditambah dengan media brosur sebagai penunjang kegiatan.

“Dengan adanya Lumbung RW ini, saya berharap agar seluruh warga RW 13 tidak lagi merasa terpuruk sendirian, namun kita akan selalu ada untuk mereka semua. Demi menghadapi dan melawan virus corona ini,” tutur Agus Eko selaku pengurus Lumbung RW 13.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved