Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Cococraft Bermutu, Produk Unggulan Daerah Purbalingga

Pengembangan diversifikasi pola nafkah yang produktif, kreatif dan inovatif menjadi salah satu upaya penting dari pemberdayaan masyarakat petani.

IST
Dr Ir Dumasari MSi Staf Pengajar dan Peneliti Fakultas Pertanian UMP Purwokerto 

Oleh Dr Ir Dumasari MSi

Staf Pengajar dan Peneliti Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto

PEMBANGUNAN pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan dan berbasis sumberdaya lokal tetap menjadi prioritas dalam deretan program pembangunan nasional. Pengembangan diversifikasi pola nafkah yang produktif, kreatif dan inovatif menjadi salah satu upaya penting dari pemberdayaan masyarakat petani. Peningkatan kesadaran, motivasi dan kemampuan petani dalam kegiatan on farm, off farm dan non farm adalah suatu akselarasi strategis guna mereduksi ancaman keterdesakan ekonomi pada petani tunakisma atau yang tidak memiliki lahan dan berlahan sempit.

Pengembangan off farm merupakan suatu pilihan potensial yang diandalkan sebagai sumber pendapatan petani waktu paceklik. Kegiatan produktif off farm juga menolong petani yang mengalami pergeseran pola nafkah akibat konversi lahan pertanian ke kepentingan non pertanian.

Pengrajin yang tergabung dalam Kelompok Manunggal Karya telah merintis dan mengembangkan off farm sejak tahun 1995. Usaha mikro ini memproduksi berbagai jenis desain dan motif cococraft kreatif. Cococraft merupakan kerajinan olahan limbah kelapa terutama tempurung dan glugu atau kayu kelapa.

Produk cococraft dipasarkan sampai level nasional: Lampung, Pontianak, Banjarmasin, Bangka Belitung, Bali, Tangerang, Jakarta, Semarang, Bandung , Yogyakarta dan lainnya. Potensi segmen pasar yang tinggi mendorong cococraft layak menjadi salah satu produk unggulan daerah Kabupaten Purbalingga. Usaha mikro cococraft memiliki multiplier effect. Selain sumber pendapatan juga bermanfaat sebagai katup pengaman bagi risiko pencemaran lingkungan akibat penumpukan limbah industri pangan, minuman, kontruksi bangunan dan mebel berbahan kelapa.

Cococraft hasil produksi Kelompok Pengrajin Manunggal Karya beragam. Ada celengan, irus, solet, mangkuk, gelas, piring, sumpit, garutan punggung, asbak, jiri, talenan, tatakan sambal, gayung, centong, mutu atau ulegan, aneka gantungan kunci, lampu hias gantung, lampu hias meja, kotak permen, sendok garpu dan lainnya. Pengrajin berusaha menyesuaikan produk dengan trend pasar.

Hasil Olahan Cococraft
Hasil Olahan Cococraft (IST)

Peningkatan potensi usaha mikro cococraft sebagai produsen produk unggulan daerah mendapat dukungan dari peneliti, pengabdi dan mahasiswa khusunya Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Bentuk dukungan dan kepedulian yang sedang berlangsung berupa jalinan kemitraan pengabdian pada masyarakat berbasis riset yang dimulai sejak Tahun 2012.

Kemitraan berlanjut hingga pada tahun ini melalui Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD) dari Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan. Tema kegiatan ‘PPPUD Kerajinan Cococraft Bermutu sebagai Produk Unggulan Kabupaten Purbalingga’. Ketua tim pengabdi Dr. Ir. Dumasari, M.Si dari Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Kegiatan PPPUD ditujukan untuk meningkatkan daya terat teknologi mitra pengrajin agar mampu menghasilkan cococraft bermutu sebagai produk unggulan Kabupaten Purbalungga. Mitra pengrajin telah mengalami peningkatan daya terap teknik pomotongan bahan, proses ikat/rakit dan penghalusan permukaan produk sehingga karakter visual tekstur artistik kian unik.

Mutu cococraft semakin meningkat. Sutrisno sebagai Ketua Kelompok Pengrajin Manunggal Karya menjelaskan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi cococraft bermutu, efisiensi waktu produksi dan lebih cepat melayani permintaan konsumen dan pasar.

Harapan agar cococraft bermutu tampil sebagai produk unggulan Kabupaten Purbalingga semakin nyata di depan mata. Semoga para anggota Kelompok Pengrajin Manunggal Karya sebagai mitra PPPUD LPPM UMP terus bersemangat dan berkarya lebih produktif, kreatif dan inovatif. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved