Breaking News:

Seorang Guru SD Swasta di Pati Meninggal dengan Status Positif Corona

Seorang guru Sekolah Dasar (SD) swasta di Pati meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Bupati Pati Haryanto ketika diwawancarai awak media di halaman kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, Jumat (7/8/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Seorang guru Sekolah Dasar (SD) swasta di Pati meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.

Bupati Pati Haryanto membenarkan kabar tersebut.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran (tracing) kontak erat.

"Mertua guru tersebut adalah pedagang di Pasar Rogowongso. Saat ini sedang kami lakukan tracing," ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pati ini kepada Tribunjateng.com, Kamis (20/8/2020).

Guru berjenis kelamin perempuan tersebut dikabarkan meninggal dunia di RSUD dr Moewardi Surakarta pada 18 Agustus lalu. Sebelumnya, almarhumah sempat dirawat di ruang isolasi rumah sakit di Pati selama beberapa hari.

Haryanto mengatakan, tren kasus Covid-19 di Pati saat ini tengah meningkat. Selain guru, belakangan dua pedagang di Pasar Runting juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Terkait kasus di Pasar Runting, pihaknya melalui Pemerintah Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati Kota melakukan penutupan pasar selama tiga hari, terhitung sejak Jumat (21/8/2020) hingga Minggu (22/8/2020).

"Pasar kami sterilkan dulu. Tracing juga terus berlangsung. Bukan hanya kepada pedagang lain, melainkan juga keluarga dan orang-orang yang sempat kontak erat dengan mereka yang positif," papar dia..

Haryanto menegaskan, pihaknya memberi perhatian serius terhadap tren peningkatan kasus Covid-19 ini.

Karena itu, ia menegaskan belum berencana membuka sekolah dalam waktu dekat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved