Breaking News:

Berita Banyumas

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, Kwarcab Banyumas Gelar Kursus Mahir Dasar

28 pramuka dewasa dari berbagai kwarran dan satuan karya di Kwarcab Banyumas mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) di Bumi Perkemahan Kendalisada, Kaliba

IST
28 pramuka dewasa di Kwarcab Banyumas mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) di Bumi Perkemahan Kendalisada Kalibagor Banyumas. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - 28 pramuka dewasa dari berbagai kwarran dan satuan karya di Kwarcab Banyumas mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) di Bumi Perkemahan Kendalisada, Kalibagor, Banyumas.

Kegiatan akan dilaksanakan selama 5 hari mulai Minggu (23/8/2020) hingga Rabu (27/8/2020).

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang, Hery Supriyatno mengatakan kegiatan kursus mahir dasar kepramukaan ini di ikuti 28 anggota pramuka yang terdiri 23 putra dan 5 putri.

Menurutnya KMD bertujuan agar peserta sebagai calon pembina pramuka dapat memahami, menghayati dan melaksanakan AD dan RT gerakan pramuka serta menerapkannya secara efektif dan efisien tata cara pendidikan dan latihan pramuka.

"Usai mengikuti KMD nanti para pembina yang sudah mendapat ilmu ke Pramuka dapat mengaplikasikannya di gugus depan maupun satuan karya.

Karena kegiatan pramuka terbukti sebagai pendidikan karakter yang unggul bagi generasi muda," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, sebagaimana dalam rilis, Selasa (25/8/2020).

Sementara itu pemimpin kursus Aiptu Yusuf Supriyadi, mengatakan kegiatan Kursus Mahir Dasar untuk golongan penegak ini merupakan acara pertama kali yang dilakukan oleh kwarcab Banyumas selama pandemi covid-19.

Oleh karenanya pihaknya menerapkan protokol kesehatan seperti masing - masing peserta dibekali masker dan handsanitezer,
setiap acara yang dilaksanakan secara tatap muka tetap menjaga jarak antar peserta.

"Peserta kali ini lebih ke pendalaman, penghayatan golongan penegak dilapangan agar tetap beraktifitas secara fisik dan terjaga kondisinya.

Kami akan terus mengawasi peserta dalam kegiatan ini, agar tetap memperhatikan protokol kesehatan," ungkapnya.

Salah satu pelatih, Siti Nurkhasanah mengatakan kegiatan ini kembali ke alam yang menjadi ciri kas pramuka kembali dilaksanakan dengan pramuka dewasa.

Untuk mengindari peserta kotak erat dengan orang luar, pihaknya mewajibkan peserta untuk memasak sendiri dengan peralatan memasak dari pusdiklat.

"Selama kegiatan peserta wajib memasak sendiri untuk kebutuhan makanya satu hari tiga kali.

Dan perkelompok beranggotakan 3 orang, sehingga peserta tidak keluar dari wilayah bumi perkemahan," pungkasnya.

Siti Nurkhasanah menambahkan bahwa hal yang berbeda dengan KMD sebelumnya adalah adanya pembatasan instruktur yaitu hanya mengirim 7 instruktur selama 5 hari kegiatan. (Tribunbanyumas/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved