Selasa, 21 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sabila dan Hasana Tepaksa Pakai SKL Untuk Melamar Kerja

Dua siswa asal Kota Pekalongan tak menerima ijazah saat kelulusan beberapa waktu lalu.

Penulis: budi susanto | Editor: sujarwo
Shutterstock
Ilustrasi ijazah 

"Waktu kelulusan murid diminta membayar Rp 100 ribu saat melakukan cap tiga jari, karena saya tak punya uang saya disuruh pulang oleh guru mengambil uang. Namun orang tua saya tidak punya, jadi saya tidak kembali ke sekolah," ucapnya.

Ia menambahkan, sampai sekarang ia hanya menenteng SKL untuk melamar kerja.

"Beberapa kali melamar juga ditanya ijazah asli, saya bilang masih ditahan di sekolah. Sampai sekarang tempat saya melamar pekerjaan tidak ada yang menghubungi lagi," imbuhnya.

Hasana berharap bisa diterima kerja agar bisa membayar kekurangannya supaya ijazahnya dapat diambil.

"Kalau tidak kerja bagaimana bisa membayar kekurangan untuk mengambil ijazah, karena orang tua saya juga sedang kekurangan. Saya tidak sendiri, karena ada teman lainya juga tertahan ijazahnya," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved