Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Dirut Garuda Indonesia Tanggapi soal Pelecehan terhadap Awak Kabin di Penerbangan Biak-Jayapura

Awak kabin Garuda Indonesia mengalami tindak pelecehan saat menjalankan tugas.

Tayang:
net
Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Awak kabin Garuda Indonesia mengalami tindak pelecehan saat menjalankan tugas.

Manajemen Garuda Indonesia menyatakan, pihaknya menaruh perhatian serius pada kejadian tersebut.

Hal itu ditegaskan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menanggapi peristiwa pelecehan awak kabin oleh salah satu oknum penumpang pada rute penerbangan Biak - Jayapura, Jumat (28/8/2020).

Dengan Logo Mirip PAN, Ini Nama Partai Baru Amien Rais

1 WNI Tewas Ditembak Petugas APM Malaysia, Menteri Retno Marsudi Minta Investigasi Secara Transparan

Baru Lahir Keene Atharrazka Adhitya Anak Citra Kirana Punya Akun IG, Followers-nya 75 ribu

Hutang Rp 60 Juta Dibayar Pakai 4 Nyawa Keluarga di Baki Sukoharjo

"Kami sangat menyesalkan dan menaruh perhatian sangat serius terhadap peristiwa tersebut.

Sebagai Perusahaan yang senantiasa mengedepankan etika kesantunan dan pelayanan bermartabat dalam seluruh lini operasionalnya," ujar Irfan.

Menurutnya, Garuda Indonesia berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap karyawannya yang mengalami tindakan tidak menyenangkan dalam bertugas.

"Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memastikan hak karyawan untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan selama bekerja dapat terpenuhi dengan baik," terang Irfan.

Irfan menegaskan ke depannya hal ini dapat menjadi pembelajaran bersama bagi seluruh pihak untuk terus membangun kesadaran atas pentingnya mengedepankan etika kesantunan dalam menggunakan moda transportasi publik.

Peristiwa pelecehan terjadi pada penerbangan GA 650 rute Biak - Jayapura.

Atas peristiwa itu, Pilot in Command (PIC) pada penerbangan tersebut kemudian melaporkan peristiwa yang terjadi kepada pihak berwajib di Bandara Sentani, Jayapura dalam hal ini Kepolisian Kesatuan Pelaksana Pengawasan Pelabuhan Udara (KP3U) dan Aviation Security (Avsec).

Penumpang yang melakukan tindakan tersebut kemudian dijemput di dalam pesawat oleh pihak aviation security dan KP3U ketika pesawat mendarat di Bandara Sentani untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwajib. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Awak Kabin Garuda Jadi Korban Pelecehan di Penerbangan Biak-Jayapura, Begini Tanggapan Sang Dirut

Petarung UFC Dikeroyok hingga Nyaris Tewas saat Berlibur di Bali

Dikira Kancil, Sabirin Tak Sengaja Tembak Rekannya saat Berburu Tengah Malam

Gadis 14 Tahun Melahirkan, Mengaku Dihamili Bocah 11 Tahun

Deddy Corbuzier Gemas saat Nonton Pertunjukan Hipnotis Romy Rafael

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved