Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Nasi Lengko Gang Kimto Tegal, Kuliner Legendaris Sejak 1960

Cita rasa gurih dalam paduan manis, pedas, dan renyah seketika meluber di mulut. Isi dalam satu porsi sebenarnya sederhana.

Tayang:
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Cita rasa gurih dalam paduan manis, pedas, dan renyah seketika meluber di mulut.

Isi dalam satu porsi sebenarnya sederhana.

Hanya berisi tahu rebus yang dipotong-potong, irisan mentimun, tauge, bumbu kacang, kerupuk mie, kerupuk biasa, dan kecap.

Namun rasanya menjadi kompleks begitu dikunyah di mulut.

Pagi Tadi Gudang Mebel di Kudus Terbakar, Gedung PCNU di Sebelahnya Ikut Dilalap Sebagian

Israel Gempur Suriah dengan Serangan Udara, 11 Orang Tewas

Anggota TNI Ini Tak Terima Ditegur Agar Berpakaian Rapi Malah Perlihatkan Pistol Ke Satgas Covid-19

Malaysia Larang WNI Masuk Negaranya Mulai Pekan Depan untuk Cegah Impor Corona

Cita rasa itu dapat Anda nikmati di Nasi Lengko Gang Kimto di Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal.

Keberadaannya di Kota Tegal cukup legendaris sejak 1960.

Nasi Lengko Gang Kimto menjadi kuliner khas di Kota Tegal, yang berjualan menggunakan pikulan. Lokasinya di Gang Kimto, Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal.
Nasi Lengko Gang Kimto menjadi kuliner khas di Kota Tegal, yang berjualan menggunakan pikulan. Lokasinya di Gang Kimto, Jalan Ahmad Yani, Kota Tegal. (Tribun Jateng/Fajar Bahruddin)

Nasi Lengko Gang Kimto Kota Tegal, juga memiliki ciri khas yang lekat diingatan para pelanggannya.

Dia berjualan di sebuah pintu masuk gang kecil bernama Kimto dan menggunakan gerobak pikulan.

Penjual, Olin (36) mengatakan, Nasi Lengko Gang Kimto kini sudah masuk ke generasi ketiga.

Ia melanjutkan usaha keluarga yang telah dirintis oleh kakeknya Mbah Kasiem, kemudian ibunya Mbah Cas.

"Mulai jualan 1960. Dari dulu memang begini, sudah jadi ciri khas pakai pikulan. Sejak pertama yang jual si mbah," kata Olin kepada tribunjateng.com, Selasa (1/9/2020).

Olin mengatakan, rasa dari nasi lengko sebetulnya hampir sama, yaitu manis dan pedas.

Namun nasi lengko yang ia jual punya rasa khas.

Ia mengatakan, pertama dari sambal kacang buatannya yang miliki rasa pedas gurih yang pas.

Kemudian dari tahu rebus yang dimasak menggunakan tungku kayu bakar.

Olin mengatakan, untuk satu porsi dijual Rp 13 ribu.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved