Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Ini Kronologi Lengkap Terbakarnya Bus Antar Jemput Karyawan PT Kayu Lapis Kaliwungu Kendal

Sebuah bus karyawan milik PT Kayu Lapis Indonesia (KLI) Kaliwungu Kendal berplat nomor polisi H1049HR terbakar di tepi Jalan Raya Pantura Brangsong te

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/SAIFUL MA'SUM
Sebuah bus antar-jemput karyawan milik PT Kayu Lapis Indonesia (KLI) Kaliwungu terbakar di tepi Jalan Raya Pantura Brangsong, Jumat (4/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebuah bus karyawan milik PT Kayu Lapis Indonesia (KLI) Kaliwungu Kendal berplat nomor polisi H1049HR terbakar di tepi Jalan Raya Pantura Brangsong tepatnya depan Kantor Pengadilan Agama Kelas 1A Kendal, Jumat (4/9/2020) pagi.

Terbakarnya bus didahului oleh keluarnya asap yang membumbung tinggi sekiranya pukul 09.00 WIB.

Akibatnya, badan bus ludes terbakar meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa kali ini.

Viral Bocah Albino di Wonogiri Putri Kembar Kelahiran Rangkasbitung Banten Sering Diajak Selfie

Bocah Kembar Albino Wonogiri Nadya dan Nadira Viral Bikin Gemes: Pas Lahir Rambutnya Putih

BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Jalan Sultan Agung Semarang 2 Truk 2 Motor, 1 Pemotor Meninggal

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, PNS Kota Semarang Meninggal dalam Kecelakaan di Jalan Sultan Agung

Sopir bus, Sudiyono menjelaskan, bus tersebut biasa ia kendarai setiap hari untuk antar-jemput karyawan PT KLI.

Biasanya, ia menghantarkan para karyawan setiap pagi, siang, sore, juga malam hari.

Pagi itu ia membawa penumpang karyawan dari arah Kaliwungu menuju Kota Kendal.

Sedianya sampai di Karangtengah dan Pasar Pagi Kaliwungu, semua penumpang turun.

Ia pun mengemudikan bus tersebut hingga ke Jalan Raya Brangsong.

"Karena sudah tidak ada penumpang, bus seperti biasa saya parkir di tepi jalan depan Kantor Pengadilan Agama Kendal," tuturnya di lokasi.

Kata Sudiyono, bus yang ia kendarai diparkirkan di depan Kantor Pengadilan Agama Kelas 1A Kendal daerah Brangsong pukul 08.00.

Merasa cukup banyak waktu menuju penjemputan tahap kedua, ia pun memanggil tukang bengkel untuk membenahi sekring starter mobil yang eror.

"Saya panggil tukang bengkel saya jemput pakai sepeda motor untuk benahi sekringnya.

Katanya ada yang longgar (lepas), kemudian dibenahi dan jadi (bisa distarter)," jelasnya.

Pasca busnya bisa distarter, Sudiyono melakukan bersih-bersih bus sekiranya 15 menit.

Katanya, kala itu tidak terjadi hal-hal yang menonjol pada busnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved