Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilkada 2020

Bupati Mirna Akui Gajinya Tak Cukup Bayar Mahar Partai

Bupati Kendal Petahana Mirna Annisa akhirnya memutuskan tak lagi maju dalam Pilkada Kendal 2020. Berikut wawancara khusus dengan Mirna?

Tayang:
Penulis: Erwin Ardian | Editor: Erwin Ardian
Istimewa
Bupati Kendal bersama pendukung tim Persik Kendal di Stadion Kebondalem Kendal beberapa waktu lalu. 

Bagaimana perasaannya setelah tidak mencalonkan diri lagi sebagai bupati?

Mirna melangkah sebagai pengemban amanah rakyat. Berusaha ingin jadi pemenang sejati. Walau tentu semua orang bisa memberikan persepsi berbeda.

Saya merasa lahir dari rakyat. Kendal mengalir di darahku. Tanah tumpah darahku. Aku ingin melangkah bersama rakyat, dalam keinginan dan kebanggaan be[plrsama mereka.

Apa yang membuat yakin tak ikut pilkada tahun ini?

Saya tidak sanggup mengikuti cara-cara partai yang mengharuskan saya mengeluarkan dana besar untuk maju lagi. Gaji saya sebagai bupati tidak akan cukup untuk membayar mahar partai yang cukup besar.

Saya tidak ingin terjebak dalam mekanisme politik transaksional. Saya tak berani mengikuti kehendak partai, jika itu akan menyandera saya lima tahun ke depan.

Apakah ada rasa menyesal karena tak bisa melanjutkan kepemimpinan?

Tidak ada. Saya ikhlas dan legowo, karena ini jalan Allah SWT. Justru saya bersyukur karena tidak terjebak dalam pusaran kekuasaan yang mengedepankan transaksional. Tapi Saya harus menuntaskan amanah.

Berharap ke depan Kendal mendunia dengan konteks istimewa. Walau langkah ini harus terhenti.

Banyak hal yang tak bisa diceritakan, bagaimana amanah rakyat harus berbenturan dengan berbagai kepentingan. Kadang kita punya cita-cita, tapi rengkuhan tangan ini terlalu kecil menembus kekuatan para penguasa.

Semoga saudara saudaraku di Kendal memahami. Percayalah kebersamaan kita ini adalah bukti nyata. Bahwa rakyatlah raja sejati.

Apa pesan kepada pemimpin selanjutnya?

Menghadapi pilkada akhir tahun ini. Siapapun yang terpilih, semoga yang terbaik untuk Kendal. Semoga bisa bekerja dengan standar keinginan rakyat. Sesuai amanah rakyat.

Sayangi mereka berikan ketulusan, meski pemimpin yang lahir bukanlah pemimpin yang terproses dari sportifitas kehendak rakyat Kendal, berusahalah untuk tetap memberikan ketulusan.

Apa yang nanti akan dilakukan setelah tak menjadi bupati?

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved