Berita Semarang
DPRD Ingin Ada Skala Prioritas Pembangunan Infrastruktur yang Dilakukan Pemkot Semarang
DPRD Kota Semarang telah menyelesaikan reses masa persidangan II tahun 2020. Hasil reses juga telah dikumpulkan dan disampaikan kepada Pemerintah Kota
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
"Pada semester awal kira-kira April sampai perubahan ternyata pembangunan tertunda.
Salah satunya aspirasi pembangunan jembatan yang menghubungkan Srondol-Gunungpati.
Masyarakar minta jembatan dilebarkan agar bisa dilalui roda empat," sebutnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali mengatakan, pihaknya mendapat tambahan anggaran Rp 5 miliar pada APBD Perubahan 2020.
Rencananya, anggaran tersebut akan digunakan untuk beberapa hal yang masuk prioritas, satu diantaranya perbaikan jalan permukiman yang mengalami kerusakan.
Di sisi lain, Kepala DPU Kota Semarang, Sih Rianung mengatakan, DPU mendapatkan tambahan anggaran Rp 30 miliar pada APDB Perubahan 2020.
Kemudian, pihaknya juga mendapatkan dana insentif daerah sebesar Rp 2,6 miliar.
Dana tersebut akan digunakan untuk pelayanan masyarakat yang sebelumnya sempat tertunda khususnya pelayanan di bidang infrastruktur.
Semisal, perbaikan saluran atau jalan rusak.
Selain untuk pelayanan perbaikan infrastruktur, juga digunakan untuk persiapan musim penghujan yang mana agar tidak terjadi banjir. (eyf)
• Dipimpin Wakapolres Kebumen, Petugas Gabungan Blusukan ke Pelosok Sosialisasi Protokol Kesehatan
• Kemendes PDTT Dorong Pemasaran Produk Padi Organik di Karanganyar
• Warga Pesisir Kota Tegal Geger Kepala Kerbau untuk Sedekah Laut Balik ke Daratan
• DPRD Jateng Ingatkan Bank Jateng Tak Asal Kucurkan Dana Demi Kejar Target
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketua-dprd-kota-semarang-kadarlusman-eka-meneh-eka.jpg)