Breaking News:

Berita Kudus

Kisah 3 Pendaki Gunung Muria Kudus Tersesat, Tengah Malam Mendadak Diserbu Kabut Tebal

Basarnas Semarang juga ikut dalam operasi gabungan mencari tiga orang pendaki Gunung Muria Kudus.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Basarnas Semarang juga ikut dalam operasi gabungan mencari tiga orang pendaki Gunung Muria Kudus.

Ketiga pendaki tersebut sempat dikabarkan tersesat.

Mereka yakni M Fahrul Bintang (19),Diky Fahrizal (19) warga Dersalam Bae Kudus dan Fafa April Dikdaya (19) warga Garung Lor Kaliwungu Kudus.

Saldo Tabungan Puluhan Nasabah Bank di Pekalongan Mendadak Hilang, Ini Penjelasan Aestika

Kabar Duka, Dokter Daniel Pemilik Bandeng Presto Juwana Elrina Semarang Meninggal Dunia

Tak Ada yang Berani Bangunkan Luna Maya, Ayu Dewi Menunggu Depan Rumah hingga Setengah Jam

Bus di Sokaraja Banyumas Kecelakaan Tabrak Truk Parkir, Truk Sampai Nyungsep ke Sawah

"Mereka berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan saat mereka tersesat setelah hujan gerimis dan kabut tebal mewarnai perjalanan turun mereka," jelas Yahya.

Dikatakannya, mereka diketahui mendaki melalui jalur pendakian Argopiloso kecamatan Dawe Kudus.
pada Rabu (9/9/2020) pagi pukul 10.00.

Setelah mencapai puncak Gunung pada siang hari, mereka kemudian memutuskan untuk turun, namun belum lama turun tiba-tiba kabut tebal turun yang disertai hujan gerimis.

Mereka lalu kehilangan arah saat turun karena jalur tertutup kabut dan juga kehilangan sinyal telepon.

"Sambil turun mereka berusaha mencari sinyal dan akhirnya pada sore hari mereka berhasil menghubungi pihak keluarga untuk meminta bantuan," terang Nur Yahya.

Setelah dilakukan penelusuran jalur, akhirnya pada tengah malam posisi mereka berhasil ditemukan masih tidak jauh dari puncak.

Kemudian mereka dievakuasi, Kamis pukul 01.30.

Kondisi saat ditemukan salah satu dari pendaki yakni Fafa April sudah tidak mampu lagi berjalan karena kelelahan sehingga harus digendong oleh personil tim SAR gabungan.

"Setelah dievakuasi selanjutnya mereka dibawa ke posko BPBD Kudus untuk penanganan lebih lanjut terutama mengkondisikan survivor yang kelelahan," tandas Yahya. (Iwn)

Kesaksian Tetangga Detik-detik Sebelum Fanni Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya

20 Titik Jalan Ini Akan Diharamkan Bagi PKL di Kudus

Kisah Didi Khomsa, Bocah Banjarnegara yang Benar-benar Menyentuh Jiwa.

Kesaksian Tetangga Detik-detik Sebelum Fanni Ditemukan Meninggal Tergantung di Rumahnya

Penulis: iwan Arifianto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved