Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Jateng

Komisi C DPRD Jateng Minta BPR BKK Jepara Bantu Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Komisi C DPRD Jawa Tengah meminta BPR BKK ikut serta dalam membantu meringankan beban warga di tengah pandemi ini melalui relaksasi kredit.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
IST
Ketua Komisi C DPRD Jateng, Asfirla Harisanto (kiri) memberikan masukan kepada direksi kinerja BPR BKK Jepara. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi C DPRD Jawa Tengah meminta BPR BKK ikut serta dalam membantu meringankan beban warga di tengah pandemi ini melalui relaksasi kredit.

Hal itu disampaikan anggota Komisi C saat kunjungan kerja di BPR BKK Jepara, Rabu (9/9/2020).

Anggota Komisi C, Riyono menyoroti program relaksasi ataupun restrukturisasi terhadap kredit di masa pandemi ini.

Kabar Duka, Dokter Daniel Pemilik Bandeng Presto Juwana Elrina Semarang Meninggal Dunia

Tak Ada yang Berani Bangunkan Luna Maya, Ayu Dewi Menunggu Depan Rumah hingga Setengah Jam

Pak RT Madiun Lecehkan Petugas Sensus Sampai Trauma, Suami Tak Terima Teriak ke Wali Kota

Kisah Didi Khomsa, Bocah Banjarnegara yang Benar-benar Menyentuh Jiwa.

Dia menanyakan berapa nasabah yang terdampak pandemi dan merestrukturisasi kreditnya.

Pengajuan relaksasi ini menyusul adanya pandemi yang berdampak terhadap perekonomian.

"Pasti ada kan yang terdampak pandemi seperti saat ini, dan itu (relaksasi) akan meringankan," ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), melalui keterangan tertulis, Kamis (10/9/2020).

Sementara, terkait Kinerja PT BPR BKK Jepara di tengah pandemi Covid-19 mendapatkan apresiasi dari Komisi C DPRD Provinsi Jateng.

Ketua Komisi C, Asfirla Harisanto menyebutkan, bank perkreditan milik Pemprov Jateng dan Pemkab Jepara ini tergolong bermodal cekak tapi mampu bertahan dengan laba Rp 7,6 miliar lebih per Agustus ini.

"Tingkat kesehatannya juga bagus, rasio kredit bermasalahnya (non performing loans/NPL) bahkan lebih baik ketimbang Bank Jateng," ujar Bogi, sapaan akrab Asfirla.

Di tengah pandemi Covid-19, BPR BKK ini masih bisa membukukan laba yang secara tahunan (Year on Year) naik 6,87 persen.

Per Agustus 2019 labanya Rp 7,18 miliar dan saat ini Rp 7,6 miliar.

Merespon Komisi C, Direktur Utama PT BPR BKK Jepara, Basri menuturkan ada sebanyak 1.604 nasabah yang mengajukan relaksasi kredit menyusul adanya Covid-19.

"Namun yang disetujui 1.350 nasabah dengan nilai kredit Rp 34,51 miliar," jelasnya.

Para nasabah tersebut ada yang meminta penangguhan dan ada yang mengajukan perpanjangan waktu.

Di sisi lain, ia menambahkan struktur modal PT BPR BKK Jepara perlu diperkuat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved