Breaking News:

UNS Surakarta

Pakar HTN UNS Solo Bahas Peluang Calon Perseorangan Maju dalam Pilkada

seberapa besar usaha yang harus dikeluarkan calon perseorangan dalam Pilkada, Dr. Sunny mengambil dua sudut pandang, sudut pandang yuridis dan empiris

Pakar HTN UNS Solo Bahas Peluang Calon Perseorangan Maju dalam Pilkada
IST
Pakar HTN UNS Bahas Peluang Calon Perseorangan Maju dalam Pilkada

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Sunny Ummul Firdaus, mengatakan syarat bagi calon perseorangan untuk berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) terbilang cukup memberatkan.

Untuk meninjau seberapa besar usaha yang harus dikeluarkan calon perseorangan dalam Pilkada, Dr. Sunny mengambil dua sudut pandang, yaitu sudut pandang yuridis dan empiris.

Pada sudut pandang yuridis, Dr. Sunny menyebut ada syarat administrasi yang mengharuskan calon perseorangan mengantongi dukungan dari masyarakat dengan jumlah minimal yang sudah ditentukan.

Sedangkan sudut pandang empiris, calon perseorangan harus memiliki kekuatan ekonomi/ anggaran yang besar untuk menggalang dukungan.

“Kultur masyarakat kita sekarang di masa pandemi banyak kebutuhan yang harus ditutupi. Jadi, biaya memang cukup tinggi bagi mereka yang tidak punya basic keuangan yang besar akan sulit untuk maju,” ujar Dr. Sunny.

Sulitnya persyaratan yang harus dipenuhi tersebut juga disebut Dr. Sunny sebagai akibat dari kuatnya dominasi Partai Politik (Parpol) dalam suatu wilayah.

Sudah bukan rahasia umum lagi jika Parpol kerap kali menggaet calon kepala daerah yang memiliki tingkat elektabilitas tinggi untuk dijagokan dalam Pilkada.

“Di beberapa daerah ada beberapa Parpol yang berimbang dan ada yang dominan. Sebaran untuk calon persorangan luasannya sangat kecil untuk misalnya meraih 35.000 dukungan adalah hal yang sangat sulit kecuali dalam suatu wilayah Parpol tidak bergerak atau pasif,” lanjut Dr. Sunny melalui sambungan telepon, Rabu (2/9/2020).

Mengenai kemungkinan merevisi regulasi tentang calon perseorangan dalam Pilkada, Dr. Sunny mengajak masyarakat untuk memahami terlebih dulu marwah yang diamanatkan dalam Pilkada.

Ia mengatakan Pilkada yang baik haruslah menyinergikan kepala daerah dengan pemilih untuk menyukseskan keberjalanan pembangunan di daerah yang bersangkutan.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved