Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Asik, Bentar Lagi Peserta Didik di Karanganyar Akan Dapat Bantuan Kuota 35 GB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar telah menginput data nomor peserta didik melalui masing-masing sekolahan ke Data Pok

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
Istimewa/Tribun Jateng/Agus Iswadi
Ilustrasi - Peserta didik SD saat mengikuti sosialisasi anti korupsi dari KPK di Plaza Alun-alun Kabupaten Karanganyar pada November 2019 lalu 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar telah menginput data nomor peserta didik melalui masing-masing sekolahan ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Data tersebut nantinya digunakan sebagai syarat bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam memberikan bantuan berupa kuota 35 GB kepada peserta didik.

Dengan bantuan itu diharapkan dapat membantu peserta didik dalam mengukuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) di tengah kondisi pandemi virus Covid-19 seperti saat ini.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjateng.com dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, total data nomor handphone peserta didik yang diajukan melalui Dapodik untuk tingkat SD dan SMP sekitar 86.311 orang.

Sekretaris Disdikbud Karanganyar, Nurini Retni Hartati menyampaikan, bantuan kuota itu akan langsung ditransfer ke nomor peserta didik atau orang tua siswa yang ada pada sistem Dapodik.

"Kami dibatasi untuk pengiriman data nomor HP (handphone). Kemarin akhir Agustus 2020 lalu diundur 11 September 2020," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (12/9/2020).

Lanjutnya, data nomor handphone di Dapodik itu nanti masih diverifikasi di tingkat pusat. Pihak dinas belum bisa memastikan apakah semua nomor handphone yang diajukan melalui sistem Dapodik akan mendapatkan bantuan kuota.

Masing-masing peserta didik akan mendapatkan bantuan kuota sebesar 35 GB. Dia mengungkapkan, terkait waktu transfer bantuan kuota tersebut, masih menunggu informasi dari pusat.

"Kemungkinan dalam waktu dekat (kuota akan ditransfer)," ucapnya.

Nuraini menambahkan, bagi siswa yang tidak memiliki nomor handphone bisa menggunakan nomor handphone milik orang tuanya.

"Kalau orang tua tidak punya handphone, ya itu mungkin nanti sekolah bisa membantu," terangnya.

Dia berharap bantuan kuota itu dapat digunakan sebaik-baiknya oleh peserta didik dalam mengikuti PPJ selama pandemi virus Covid-19.

Terpisah Kepala SMPN 2 Karanganyar, Sumarni menambahkan, pihaknya telah memasukan data nomor handphone peserta didik sejumlah sekitar 800-an ke sistem Dapodik. Dari jumlah tersebut ada beberapa peserta didik yang menggunakan nomor handphone milik orang tuanya.

"Mayoritas (peserta didik) sudah punya nomor HP sendiri," imbuhnya. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved