Breaking News:

Focus

Mimpi Makan Roti Enak

BILA kamu disuruh memilih, bermimpi makan roti enak atau makan ketela yang nyata sudah ada?

Bram Kusuma
Deni Setiawan 

Tajuk oleh Deni Setiawan

BILA kamu disuruh memilih, bermimpi makan roti enak atau makan ketela yang nyata sudah ada?

Pertanyaan itu terlontar dalam sebuah obrolan warga di lingkungan rukun tetangga (RT) Desa Ngareanak, Singorojo, Kendal, beberapa malam lalu.

Bagi saya, itu mudah dijawab bila tanpa dicerna, meski sebenarnya ada banyak maksud terkait kehidupan sehari-hari, baik individu maupun kelompok.

Tentu ada beragam cara berpikir, juga tafsirannya. Termasuk ketika seseorang sesungguhnya memang telah bermimpi makan roti enak, dalam tidurnya.

Dimana berbagai macam mimpi telah ditafsirkan oleh sang penafsir bernama Ibnu Sirin, seperti halnya masyarakat Jawa kerap menyebut ramalan Jayabaya.

Jika tak ingin neko-neko, dia lebih baik menyantap ketela yang nyata ada dan membuang jauh impian bisa memakan roti enak.

Namun ketika dikaitkan dengan ambisi, secara manusiawi tentu menginginkan bisa makan roti yang enak, meskipun pada kenyataan harus bersusah payah dan belum ada jaminan dapat terwujud.

Dan biasanya di tahun-tahun politik, seperti pemilihan kepala daerah, akan muncul asupan pemberian mimpi itu kepada masyarakat, dimana nantinya mereka bakal bisa makan roti enak.

Caranya, para calon akan menyelipkannya melalui visi-misi ataupun janji kampanye. Wujudnya tentu bukan berupa roti sesungguhnya, melainkan konsep kesejahteraan kepada masyarakat ketika dirinya terpilih.

Halaman
12
Penulis: deni setiawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved