Berita Video
Video Pertashop Hadir di Tiga Desa di Kabupaten Tegal
Khususnya desa (wilayah) yang belum terjangkau lembaga penyalur atau layanan produk Pertamina yaitu SPBU
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: abduh imanulhaq
"Untuk pengelolaan Pertashop ada beberapa opsi, yaitu bisa dari Desa, bisa dari Pertamina, atau bisa juga Desa dengan Pertamina. Tapi memang diutamakan wajib ada peran serta Desa sesuai permintaan dari Kemendagri," tuturnya.
Unit Manager Communications & CSR Pertamina Marketing Operation Region IV, Anna Yudhiastuti, melalui rilis yang diterima Tribunjateng.com menuturkan, Kendati dioperasikan di tengah desa, Anna meyakinkan Pertashop yang dijalankan Pertamina telah memenuhi seluruh aspek keamanan dan keselamatan atau HSSE (Health, Safety, Security & Environment) dalam pengoperasiannya, sehingga aman untuk dioperasikan di tengah masyarakat pedesaan.
“Dapat kami sampaikan bahwa Pertashop merupakan satu-satunya lembaga penyalur produk Pertamina yang legal atau memiliki izin resmi dari Pertamina selain SPBU. Kami tetap menghimbau kepada masyarakat untuk mendapatkan produk BBM dan LPG di Lembaga penyalur resmi Pertamina,” ungkapnya.
Anna menambahkan, saat ini Pertashop dibangun dengan tiga kategori kapasitas penyaluran, yaitu antara 400 liter per hari (Gold), 1.000 liter per hari (Platinum), dan 3.000 liter per hari (Diamond).
Untuk memperluas pembangunan Pertashop, Pertamina akan mengembangkan dua skema kerja sama, yakni Skema Investasi oleh Pertamina dan Skema investasi oleh Lembaga di Desa.
“Kedua skema tersebut ditawarkan Pertamina kepada mitra, baik lembaga desa maupun pihak lain atas persetujuan Pemerintah Daerah. Adapun penentuan skema, Pertamina menyerahkan pada pilihan mana yang dinilai menguntungkan oleh mitra," tambah Anna. (dta)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :