Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Joko Sutanto Tak Lolos Tes Kesehatan, Golkar Legawa Kadernya Gagal Maju Pilkada Demak

Dengan hasil tersebut, koalisi parpol diminta mengganti bakal calon yang tak lolos tes kesehatan

TRIBUN JATENG/YUNAN SETIAWAN
Bakal paslon Eistianah dan Joko Sutanto saat mendaftar di Aula Dua, Kantor KPU Demak, Jalan Turmudzi, Nomor 1, Demak, Jumat, (4/9/2020) siang. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Joko Sutanto (Jos) gagal menjadi calon Wakil Bupati Demak karena tidak lolos saat tes kesehatan bakal calon untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020.

Dalam tes kesehatan, bakal pasangan calon harus menjalani tiga jenis tes, yakni kesehatan jasmani, rohani dan bebas narkoba.

Jos disebut tidak memenuhi persyaratan kesehatan, terutama soal penglihatan.

Dengan hasil tersebut, koalisi parpol diminta mengganti bakal calon yang tak lolos tes kesehatan.

Dewi Perssik Kaget Dengar Saipul Jamil Bangkrut hingga Jual Aset, Ungkap Hubungan Mereka Selama Ini

China Sulit Berkelit Lagi Soal Asal Corona dari Laboratorium Wuhan, Mantan Ilmuwannya Beberkan Ini

Satu per Satu Sopir-sopir Mobil Mewah di AS Ditembak Mati, Polisi Masih Menyelidiki Misteri Ini

Update Virus Corona Kota Semarang Senin 14 September 2020, Kelurahan Krobokan Tebanyak

Partai Golkar legawa kadernya gagal untuk maju sebagai peserta pilkada. Seperti diketahui, Jos merupakan Dewan Pembina DPD Partai Golkar Demak.

"Ya namanya kader, kalau sudah seperti ini kan jadi kader bangsa. Semua harus mendukung.

Toh siapa yang diusulkan partai pengusung, mana yang terbaik, berharap ada manfaat politik bagi Golkar," kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Jateng & DIY DPP Partai Golkar, Iqbal Wibisono, Senin (14/9/2020).

Manfaat politik yang dimaksud Iqbal yakni bertambahnya kursi di DPRD Demak pada pemilihan legislatif mendatang.

Saat ini, Golkar merupakan peringkat keempat perolehan kursi di dewan dengan tujuh kursi.

Enam partai pengusung yakni PDIP, PKB, Golkar, PPP, Demokrat, dan PAN sepakat menunjuk Ali Makhsun sebagai pengganti Joko Sutanto.

Ali merupakan Ketua Dewan Syuro DPC PKB Demak. Dia juga pengasuh Pondok Pesantren Al Amin, Suburan, Mranggen, Demak.

Meskipun demikian, DPP Golkar belum mengeluarkan rekomendasi atas nama Ali Makhsun sebagai pengganti kadernya, Joko Sutanto.

"Kami sedang memproses (rekomendasi). Usulan sudah dikirimkan ke DPP, tinggal menunggu keputusan Ketua Umum Golkar," jelas alumnus Program Doktor (S-3) Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) ini.

Ia memastikan komposisi partai pengusung tidak akan berubah. Hanya calonnya saja yang diganti.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved