Breaking News:

Berita Semarang

Kapolda Jateng Perintahkan Setiap Polres yang Daerahnya Gelar Pilkada untuk Cegah Kluster Baru

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi meminta kepada seluruh jajaran di setiap Polres untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.

Istimewa
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah H Sholahuddin Aly di halaman Mapolda Jateng seusai apel bersama. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi meminta kepada seluruh jajaran di setiap Polres untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19.

Hal ini senada dengan perintah Kapolri dalam upaya pencegahan penyebaran wabah saat Pilkada.

Perintah tersebut tertuang dalam surat telegram Nomor ST/2607/IX/OPS.2./2020 tertanggal 7 September 2020.

Surat yang ditandatangani Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, Kaopspus Aman Nusa II Pencegahan Covid-19 Tahun 2020 itu menyebut dalam waktu dekat calon kepala daerah akan memulai melakukan kampanye secara tatap muka dan virtual.

PDIP Turunkan Rekom Baru di Demak, Pengasuh Ponpes di Mranggen Ali Makhsun Gantikan Jos

Dijenguk Mahfud MD, Syekh Ali Jaber Titip Salam Sungkem untuk Presiden Jokowi

Ini 9 Daerah di Jateng yang Disoroti Ganjar Karena Kasus Covid-19 Naik, Minta Protokol Diperketat

Tak Sabar Dampingi Belajar, Ibu Hajar Anak Kandung dengan Sapu hingga Meninggal Kemudian Dikubur

Pada tahapan tersebut akan terjadi interaksi secara langsung antara peserta Pilkada dan masyarakat pemilih.

"(Tahapan ini) berpotensi menyebabkan munculnya kluster baru Covid-19. Oleh karena itu, sesuai arahan pimpinan Polri, kita perkuat pencegahannya," ujar Ahmad Luthfi, Selasa (15/9/2020).

Oleh karena itu, Luthfi meminta jajaran Polres di masing-masing di daerah yang menggelar Pilkada untuk melaksanakan langkah-langkah pencegahan penyebaran covid-19. Hal itu juga bertujuan memperkuat pemeliharaan dan ketertiban masyarakat.

"Kapolres Jajaran Polda Jateng kami minta bersinergi dan berkolaborasi dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum), Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), pemerintah daerah, TNI, dan pihak terkait di wilayah penyelenggara Pilkada. Sinergisitas penting agar Pilkada berjalan aman dan damai," kata dia.

Jajaran Polda Jateng juga diminta memahami Peraturan KPU (PKPU) terkait penerapan protokol kesehatan pada setiap tahapan Pilkada 2020. Khususnya ihwal pembatasan jumlah peserta kampanye tatap muka.

"PKPU mengatur rapat umum maksimal dihadiri 100 orang. Sementara itu, rapat terbatas maksimal dihadiri 50 orang, dan debat dihadiri maksimal 50 orang," katanya.(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved