Berita Pekalongan
Kasus Penusukan Membabi Buta di Pekalongan, Ini Penjelasan Ipda Basuki
Kanit Reskrim II Polres Pekalongan Kota Ipda Basuki mengatakan pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dimintai keterangan.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Satreskrim Polres Pekalongan Kota, saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap Arifin (31), pelaku penusukan di Landungsari Gg. 2 A No. 5 Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Selasa (15/9/2020) pagi tadi.
Pelaku merupakan Warga Kelurahan Yosorejo, Kota Pekalongan
Kanit Reskrim II Polres Pekalongan Kota Ipda Basuki mengatakan pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dimintai keterangan.
• Rocky Gerung Geram Presiden Jokowi dan Menteri Tak Serius Tangani Covid-19: Mereka Nggak Kompak
• Menteri Ida Fauziyah Pastikan BLT Batch III Untuk Karyawan Swasta Gaji di Bawah Rp 5 Juta Cair
• Geger Mayat Bayi Prematur Mulut Disumbat Tisu, Nelayan Mengira Hanya Boneka
• Perawat Semarang Tewas Kecelakaan Tabrak Truk Mogok, Sopir Ditetapkan Tersangka
"Untuk kronologinya, sekitar pukul 06.30 WIB kami mendapatkan informasi adanya penusukan. Pelaku datang ke rumah korban (Agus) dan memanggil nama korban," kata Ipda Basuki kepada Tribunjateng.com.
Kemudian, korban menemui pelaku dan menanyakan kepentingan datang ke rumahnya.
"Ada apa, dari pada ribut dengan pelaku, akhirnya korban membawa pelaku ke rumah pak RT. Waktu di bawa ke rumah pak RT, pelaku memberontak sehingga korban sempat memukul pelaku."
"Saat dipukul, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam dan menusuk perut korban sebelah kiri," imbuhnya.
Ipda Basuki mengungkapkan, dalam kejadian ini ada dua orang menjadi korban di antaranya ketua RT dan korban.
"Pak RT saat itu sempat melerai, namun terkena sayatan di lengan sebelah kiri. Kedua korban dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Siti Khotijah Kota Pekalongan," ungkapnya.
Pihaknya menambahkan, untuk kasus ini masih ditangani Satreskrim Polres Pekalongan Kota.
"Perkembangan lanjutan akan kami informasikan," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, tidak terima saat ditegur oleh warga, Arifin (31) warga Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah mengamuk dan melukai dua orang dengan pisau dapur.
Hal tersebut diungkapkan, Sri Indah Yuniawati kepada Tribunjateng.com, Selasa (15/9/2020).
"Waktu itu sekitar pukul 06.30 WIB saya masih momong anak, tiba-tiba dari timur rumah Arifin atau pelaku datang dan manggil-manggil korban Agus. Agus mana? Agus ?
Tapi, saya sama kakak saya nutupi Agus tidak di rumah masih ke luar kota," kata Sri.
Namun, Agus yang merasa dipanggil lalu keluar rumah. Setelah itu, Agus menemui Arifin.
"Agus keluar dari rumah dan tanya sama pelaku, mau apa kamu?. Terus pelaku tanya ke Agus, kamu yang nantang-nantang aku? ?pelaku)."
"Kemudian, Agus tanya kembali kepada pelaku, mintanya gimana? Akhirnya dibawa Agus ke rumah pak RT yang bernama Dadang," imbuhnya.
Indah menjelaskan, pada saat dibawa ke rumah RT mereka bertengkar dan pemicu pertengkaran karena pelaku tak terima saat ditegur beberapa warga karena menggeber motornya di sekitar lokasi tiga hari yang lalu
"Saat ke rumah pak RT, mereka berkelahi. Arifin langsung mengeluarkan pisau dapur, dari pinggang kiri dan menyerang korban dengan membabi buta."
"Saat terjadi keributan, pak RT berusaha melerai.
Namun tangan kiri pak RT juga terkena luka. Akhirnya, pelaku berhasil diamankan oleh beberapa warga setempat," jelasnya.
Dirinya menambahkan, saat terjadi kejadian tersebut Agus sudah tergeletak di jalan dan mengalami luka di bagian perut dan paha.
"Akibat tusukan tersebut, usus milik Agus keluar. Warga langsung memanggil polisi dan mencari kendaraan untuk membawa Agus ke rumah sakit.
Sedangkan pelaku, saat itu, langsung diamankan anggota Satlantas Polres Pekalongan Kota, sebelum akhirnya dibawa anggota Satreskrim Polres Pekalongan Kota untuk dilakukan pemeriksaan" tambahnya. (Dro)
• Viral Komplotan Perampok Toko Emas Beraksi Taat Protokol Pakai Masker dan Disemprot Hand Sanitizer
• Kasus Penembakan Kucing, Biaya Operasi Angkat Peluru Capai Rp 3 Juta, Pelaku Dilaporkan ke Polisi
• Viral Polisi Bripka Panal Ditabrak Lalu Gelantungan di Kaca Depan Angkot Saat Atur Lalu Lintas
• Pemerintah Yunani bakal Bangun Pengganti Kamp Moria yang Terbakar