Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Syekh Ali Jaber Bukan yang Pertama, Berikut Ini Deretan Insiden Penyerangan terhadap Ulama

Peristiwa penyerangan penceramah Syekh Ali Jaber bukanlah yang pertama terjadi pada ulama.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Syekh Ali Jaber memberikan keterangan pers di Kafe Baba Rayan, Jl Pangeran M Noer, Kelurahan Durian Payung, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, Senin (14/9/2020).  

TRIBUNJATENG.COM - Peristiwa penyerangan penceramah Syekh Ali Jaber bukanlah yang pertama terjadi pada ulama.

Sebelumnya, sejumlah ulama pernah menjadi korban serangan orang tak bertanggung jawab.

Satu di antaranya harus meregang nyawa akibat penyerangan tersebut.

Menteri Ida Fauziyah Pastikan BLT Batch III Untuk Karyawan Swasta Gaji di Bawah Rp 5 Juta Cair

Perawat Semarang Tewas Kecelakaan Tabrak Truk Mogok, Sopir Ditetapkan Tersangka

Sule Pernah Diusir dari Kontrakan, Untung Ada Bedu

Ini Bedanya Orang Mati Bunuh Diri dan Dibunuh Menurut Ahli Forensik

Berikut Tribunnews sajikan daftar insiden penyerangan ulama yang dikutip dari berbagai sumber, Rabu (16/9/2020).

1. Syekh Ali Jaber

Syekh Ali Jaber diserang oleh pemuda umur 24 berinisial AA saat mengisi sebuah acara di Bandar Lampung pada 13 September 2020.

Berdasarkan pantauan dari video penusukan yang beredar luas di media sosial, diketahui sebelum kejadian terlihat Syekh Ali Jaber tampak tengah duduk di sebuah kursi saat di atas panggung.

Sedangkan di sebelah kanan tampak juga ada seorang perempuan yang sedang berdiri.

Beberapa detik kemudian, ada seorang pria berbaju biru mendatangi Syekh Ali Jaber dengan berlari sambil menusukan sebuah benda yang diketahui merupakan sebuah pisau.

Syekh Ali Jaber lantas langsung berdiri dan pelaku penusukan langsung diamankan.

Sontak suasana panggung menjadi ricuh setelah kejadian tersebut.

Dari insiden tersebut, menderita luka di bahu sebelah kanan.

2. KH Abdul Hakam Mubarok

Pengasuh Pondok Pesantren Karangasem, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan,  KH Hakam Mubarok, Minggu (18/2/2018) menjadi korban penyerangan oleh seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan. 

KH Hakam Mubarok mengatakan, siang sebelum kejadian dia memang meminta pelaku untuk pindah dari Pendopo Pesantren karena tak ingin makanan yang dibawanya tercecer di sana. 

Tapi pelaku yang berpenampilan layaknya orang tila itu tetap bertahan meski Mubarok sempat menarik sarungnya. 

Tak hanya itu, KH Hakam Mubarok juga sempat membuang makanan korban. 

Saat itulah sepertinya pelaku naik pitam dan tiba-tiba berdiri menantang korban.

Pria tak dikenal itu juga sempat melayangkan pukulan ke arah Mubarok. Namun pukulan itu rupanya hanya mengenai angin. 

Melihat pelaku semakin beringas, Mubarok berusaha menghindar dan berlari yang akhirnya membuatnya terjatuh.

3. Ustaz HR Prawoto

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menjelaskan HR Prawoto (40), pengurus Persis Pusat meninggal dunia karena dianiaya seorang pria yang diduga mengalami ganguan jiwa.

Kronologi kejadian, berawal saat Asep Maftuh yang berada dekat dengan rumah korban mendatangi kediaman korban pada  1 Feburari 2018.

Pelaku menggedor rumah korban kemudian ditegur.

Pelaku malah balik menyerang dan mengejar korban sambil membawa potongan pipa besi.

Naas, korban terjatuh.

Pelaku memukuli korban beberapa kali hingga korban luka patah tangan kiri dan luka terbuka di kepala.

Korban langsung dibawa ke RS Santosa Kopo dan meninggal dunia.

4. KH Umar Basri

Beliau merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Sedangkan insiden penyerangan berupa pemukulan saat korban berada di dalam masjid pada 27 Januari 2018.

Saat itu korban selesai salat Subuh berjamaah bersama para santri.

Setelah berdoa dengan para santri, KH Umar Basri melakukan wirid sendirian di dalam masjid.

Saat wirid, korban terbiasa mematikan lampu agar lebih khusyu.

Selesai itu, para santri kembali mengikuti kegiatan mengaji sebagaimana yang terjadwal di pesantren.

Kira-kira pukul 05.10 WIB, saat korban sedang wirid, pelaku menunggu korban sampai selesai wirid.

Pada saat itu juga pelaku langsung menganiaya korban menggunakan kayu alas kaki buat adzan.

Korban dipukul perutnya satu kali lalu memukul kepala korban sebanyak dua kali.

Setelah menganiaya korban, pelaku langsung keluar masjid.

Akibatnya KH Umar Basri mengalamu memar dan hidung mengeluarkan darah. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Hanya Syekh Ali Jaber, Berikut Daftar Insiden Penyerangan Ulama, Ada yang Meninggal Dunia

Merasa Ditikam Negara-negara Arab, Hamas dan Fatah Bersatu Bentuk Satu Kepemimpinan di Palestina

Gilang Dirga Berselisih dengan Fans Rizky Billar dan Lesti Kejora, Ini Sebabnya

Untuk Raih Podium di MotoGP Emilia Romagna 2020, Valentino Rossi Siapkan Senjata Baru

29 Negara Kecam Arab Saudi Atas Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved