Jumat, 12 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Ketua KPU Arief Budiman Dinyatakan Positif Corona, Presiden Jokowi Terselamatkan Berkat Aturan Ini

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman dinyatakan positif Corona. Hasil itu diketahui, usai Arief menjalani swab test.

Tayang:
Editor: galih permadi
ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman bersiap memimpin pertemuan dengan Mendagri di kantor KPU Pusat, Jakarta, Kamis (30/7/2020). Pertemuan tersebut membahas mengenai pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak yang akan diselenggarakan pada Desember 2020. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww. 

TRIBUNJATENG.COM -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman dinyatakan positif Corona.

Hasil itu diketahui, usai Arief menjalani swab test.

Arief Budiman rencananya akan rapat di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat (18/9/2020) hari ini.

Kisah Hadijah Bayi 14 Bulan Hobi Minum Kopi 5 Gelas per Hari, Berawal Orangtua Tak Mampu Beli Susu

Update Virus Corona Semarang Jumat 18 September 2020, Semarang Barat Tertinggi Disusul Ngaliyan

Ganjar Beri Peringatan Tambahan Warga Penderita Diabetes dan Hipertensi di Rumah Dahulu

Innalillahi Wa Innaillaihi Rojiun, Kepala Inspektorat Brebes Meninggal Dunia Positif Covid-19

Sebelum rapat, ia melakukan swab test pada Kamis (17/9/2020) malam sebagai syarat kehadiran.

"Tanggal 17 September malam hari, melakukan tes swab untuk digunakan sebagai syarat menghadiri rapat di Istana Bogor tanggal 18 September, dengan hasil positif," kata Arief melalui pesan singkat yang diterima Kompas.com, Jumat (18/9/2020).

Oleh karena dinyatakan positif Covid-19, Arief pun batal menghadiri rapat di Istana Kepresidenan.

"Kehadiran dalam rapat sepanjutnya diwakili oleh anggota KPU," kata dia. 

Meski terkonfirmasi positif Covid-19, Arief tak mengalami gejala apapun seperti batuk, pilek, panas, maupun sesak napas.

Ia pun kini menjalani isolasi mandiri di kediamannya sambil tetap bekerja dari rumah.

"Saya tetap menjalankan tugas dengan cara WFH (work from home), daring," ujar Arief.

Pada 18 September pagi seluruh orang yang ada di rumah dinas KPU pun menjalani swab test, termasuk Arief sendiri melakukan tes ulang.

Tak hanya itu, KPU menerapkan kebijakan work from home bagi seluruh karyawan selama 18 sampai 22 September.

Dilakukan pula seterilisasi untuk seluruh area rumah dinas dan kantor KPU mulai 19 September besok.

Arief pun meminta doa agar dirinya dapat segera pulih dan sehat kembali.

"Mohon doa dari semua pihak agar bisa diberikan kesehatan bagi kita semua."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved