Berita Kudus
Penjualan Tanaman Hias dan Pot di Kudus Naik 100 Persen Selama Pandemi Covid-19
Penjualan tanaman hias dan pot mengalami kenaikan hingga 100 persen di tengah pandemi Covid-19.
Penulis: raka f pujangga | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Penjualan tanaman hias dan pot mengalami kenaikan hingga 100 persen di tengah pandemi Covid-19.
Pemilik Pondok Bunga Tikno Unggul, Tikno Unggul (56) mengatakan, karena banyak warga masyarakat yang melakukan work from home (WFH) membuat penjualan tanaman hias dan potnya mengalami kenaikan.
"Kenaikannya lumayan, bisa sampai 100 persen dibandingkan kondisi sebelum adanya Covid-19," ujar dia, saat ditemui di Getas Pejaten, Kabupaten Kudus, Senin (28/9/2020).
• Kota Pekalongan Masuk Zona Merah, Dinkes: Ada Penambahan 17 Kasus Dalam Sehari
• Suasana Riang Tiba-tiba Tegang saat Pak Kades Kejar Penari Jaipong, Warga Histeris
• Update Virus Corona Kota Semarang Senin 28 September 2020, Pedurungan Tertinggi Disusul Ngaliyan
• Sebelum Ditembak dan Dibakar, Pejabat Korsel Awalnya Coba Diselamatkan oleh Tentara Korut
Dia mencontohkan, jika penjualan pot tanaman yang semula tidak sampai 100 buah per harinya.
Sejak bulan Maret 2020 yang lalu, produksi potnya harus digenjot 150 buah hingga 200 buah per harinya.
"Karena kami produksi pot berbahan semen ini sendiri, dikirimkan ke beberapa daerah termasuk Jakarta, Kalimantan, sampai ke Rusia," kata pria yang sudah berjualan sejak 35 tahun lalu.
Sedangkan untuk tanaman hias yang paling digemari masyarakat adalah jenis aglonema yang memiliki beragam varietas.
Tanaman tersebut memiliki warna hijau dengan bintik merah muda pada bagian daunnya.
Bahkan daun yang memiliki warga merah dominan bisa menyentuh harga hingga Rp 400 ribu.
"Tanaman aglonema ini harganya mulai dari Rp 30 ribu sampai ratusan ribu.
Tapi untuk warna yang bagus harganya bisa Rp 400 ribu per buah," jelas dia.
Selain itu, kata dia, tanaman bonsai juga memiliki banyak penggemarnya pada musim tertentu.
"Kalau harganya tidak bisa ditentukan, ada yang Rp 2 juta bahkan lebih.
Tergantung dari bentuk," jelas dia.
Kendati demikian, permintaan tanaman hias menjelang musim penghujan saat ini sudah mulai menurun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pemilik-pondok-bunga-tikno-unggul-tikno-unggul-56-menunjukkan-tanaman-aglonema.jpg)