Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Pelajar 13 Tahun Berjuang Lawan Anemia Akut

Ahmad Nur Hakimi pelajar 13 tahun asal Dusun Slento Rt 05 Rw 03 Desa Kaliputih Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal kini harus istirahat total di ruma

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Berikut ini video pelajar 13 tahun berjuang lawan anemia akut

Ahmad Nur Hakimi pelajar 13 tahun asal Dusun Slento Rt 05 Rw 03 Desa Kaliputih Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal kini harus istirahat total di rumahnya.

Remaja yang sebelumnya menuntut ilmu di daerah Boja itu terpaksa menjalani rutinitas di gubuknya lantaran mengidap penyakit anemia akut.

Orangtuanya sementara waktu harus menghentikan semua aktivitas sang anak baik pembelajaran, mengaji, hingga bermain selama menjalani perawatan.

Ahmad pun tercatat sudah beberapa kali keluar masuk IGD rumah sakit karena terbaring lemas disertai panas tinggi hingga keluar darah dalam hidungnya saat melawan penyakitnya.

Semua yang dialami Ahmad pada awalnya tidak diketahui oleh orangtuanya. Ia lahir dari seorang ibu bernama Sofiyatun (31) dalam keadaan normal.

Sedangkan ayahnya sudah meninggal saat ia masih dalam kandungan.

Saat ditemui di kediamannya, Senin (28/9/2020), Sofiyatun menceritakan, tumbuh kembang Ahmad dibawah asuhan dirinya dan ayah angkatnya Mukhlasin (42).

Saat usia 6 tahun, Sofiyatun banyak dilapori para tetangganya yang melihat wajah Ahmad sering pucat.

Ia pikir kondisi tersebut wajar lantaran sang anak tidak mengeluh sakit dan tidak timbul gejala-gejala lainnya.

"Memang saat itu banyak yang bilang, anakmu wajahe (wajahnya) pucat, sakit?," katanya menirukan perkataan warga 6 tahun lalu.

Meski awalnya tidak diambil pusing, Sofiyatun mulai mencemaskan anaknya hingga memperhatikan kondisinya setiap hari.

Sempat dikira terkena sawan, Ahmad pun sempat dibawa ke dukun desa untuk berobat, namun tidak ada hasilnya.

Hingga memasuki usia ke-12 tahun, ia merasa kondisi Ahmad mulai menurun drastis.

Katanya, setiap kali kelelahan, kehujanan, kepanasan, dan banyak kegiatan lain, wajah Ahmad pucat disertai tubuh lemas dan panas tinggi.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved