Breaking News:

Pangkalan Militer AS di Irak Dihantam Serangan dengan 6 Roket

Sebanyak enam roket dilaporkan kembali menghujani pangkalan militer yang menampung pasukan AS di Kurdistan, Irak, Rabu (30/9).

Editor: Vito
Twitter
Video serangan balasan Iran ke pangkalan militer AS di Irak beredar di media sosial. Puluhan rudal jelajah diluncurkan 

TRIBUNJATENG.COM, KURDISTAN - Sebanyak enam roket dilaporkan kembali menghujani pangkalan militer yang menampung pasukan AS di dekat Bandara Erbil, di wilayah semi-otonom Kurdistan, Irak, Rabu (30/9).

Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada CNN, berdasarkan laporan langsung yang ia dapat, hanya tiga roket yang menghantam pangkalan, sementara yang lainnya di luar.

Sejauh ini tidak ada laporan korban luka atau kerusakan terkait dengan serangan itu. Namun, roket yang digunakan untuk menyerang pangkalan jauh lebih besar.

Pejabat pertahanan AS menyatakan, serangan itu mengganggu, karena jumlah roket yang digunakan dan kemungkinan penggunaan senjata skala besar.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Kurdistan, roket ditembak dari arah Sheikh Amir, sebuah kota kecil di provinsi Nineveh, yang berada di bawah kendali pasukan paramiliter yang didominasi Syiah, Hashad al Shabbi.

Sementara, Kementerian Pertahanan Irak mengeluarkan pernyataan dan menyebut ada sekelompok teroris menargetkan Provinsi Erbil dengan beberapa rudal.

"Mereka diperintahkan untuk menangkap komandan keamanan yang bertanggung jawab atas daerah di mana roket ditembakkan, dan penyelidikan segera dibuka," kata Kementerian Pertahanan Irak.

Perdana Menteri Wilayah Kurdistan, Masrour Barzani mengecam keras serangan itu melalui cuitan di twitter.

"Tidak akan mentolerir setiap upaya merusak stabilitas Kurdistan dan tanggapan kami akan kuat. Saya telah berbicara dengan Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi, tentang pentingnya meminta pertanggungjawaban pelaku," ucapnya. (cnn)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved