SPBU Selokromo Wonosobo Mulai Direnovasi Seusai Kebakaran
SPBU Selokromo, Leksono Wonosobo mulai direnovasi pasca insiden kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan tersebut.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - SPBU Selokromo, Leksono Wonosobo mulai direnovasi pasca insiden kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan tersebut, Selasa (29/9) lalu. Sales Branch Manager Pertamina MOR IV Muhammad Yoga Prabowo mengatakan, estimasi waktu pengerjaan renovasi berkisar satu sampai dua bulan.
"Sambil menunggu hasil investigasi Kepolisian, SPBU direnovasi, estimasi satu sampai 2 bulan,"katanya, (3/10)
Pihaknya sampai saat ini pun masih menunggu hasil investigasi Kepolisian terkait insiden tersebut. Dugaan sementara, kebakaran SPBU bersumber dari api yang berkobar dari mobil Kijang keluaran 1984 sehabis melakukan pengisian BBM. Tim Labfor Polri pun telah memeriksa bangkai mobil yang sudah hangus itu untuk menyelidiki musabab kebakaran.
Yoga mengatakan, akibat insiden ini, masyarakat dirugikan karena pelayanan BBM menjadi terganggu. SPBU Selokromo melayani pelanggan, terutama dari Kecamatan Leksono dan kecamatan terdekat semisal, Kecamatan Sukoharjo, Kecamatan Selomerto, hingga Kecamatan Watumalang.
Tetapi pihaknya menjamin pasokan untuk masyarakat di wilayah itu akan tetap lancar saat SPBU Selokromo direnovasi. Pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan SPBU lain terdekat, semisal SPBU di Kalierang Kecamatan Selomerto Wonosobo, serta SPBU Kalibenda, Banjarnegara untuk menjamin kecukupan persediaan BBM.
"Kita pasti jamin ketersediaan BBM bagi masyarakat. Kita akan selalu koordinasi dengan SPBU terdekat,"katanya. (*)