Berita Banjarnegara
Hati-hati Pesan Berantai Pendaftaran Prakerja, Ternyata Bukan Situs Resmi
Kartu prakerja adalah bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Kartu prakerja adalah bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya.
Animo masyarakat atau pencari kerja mengikuti program ini pun tinggi di masa pandemi Covid 19.
Sayang, saat antusiasme masyarakat untuk mendaftar kartu prakerja masih tinggi, pemerintah telah menutup pintu pendaftaran.
• BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Besok, Ada Bibit Siklon Tropis 91 W
• Kawanan Monyet Alas Roban Turun Ke Jalan Pantura Batang, Warga Sebut Ada Pertanda Buruk
Belum ada pengumuman resmi perihal rencana pembukaan gelombang baru pendaftaran kartu prakerja.
Tiba-tiba saja, beredar pesan berantai di Whatsapp yang mengarahkan penggunanya untuk mendaftar prakerja.
Pesan itu disertai keterangan akan mendapat bantuan Rp 600 ribu perbulan dari pemerintah melalui rekening bank.
Ada petunjuk teknis untuk mendaftar prakerja, di antaranya dengan mengunjungi situs http://prakerja.vip, lalu mengisi formulir yang disediakan.
Annisa, karyawati pabrik di Kecamatan Bawang, Banjarnegara yang menerima pesan itu dari temannya seketika tergiur.
Ia tak ingin kehilangan kesempatan untuk mengikuti program tersebut.
"Saya sempat tanya ke teman, apa prakerja masih buka.
Dijawab katanya masih," terangnya.
Annisa tak memasang curiga.
Ia langsung masuk ke link website tersebut sesuai petunjuk.
Setelah link berhasil dibuka, ia diarahkan untuk mengisi identitas atau nama lalu diminta untuk memasukkan nomor telepon.
Annisa pun mengikuti petunjuk itu dengan menuliskan nama lengkap dan nomor handphone pribadinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pendaftaran-kartu-prakerja.jpg)