Breaking News:

Berita Nasional

Menhan Prabowo Subianto Yakin Kerusuhan di Demo UU Cipta Kerja Dibiayai Asing

Menhan Prabowo Subianto menyoroti kerusuhan yang terjadi setelah aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja beberapa hari yang lalu.

Editor: m nur huda
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Polisi berusaha membubarkan massa yang bertahan di seputara Harmoni, Jakarta hingga malam saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10/2020). Halte transjakarta, alat berat, pos polisi, kendaraan dirusak dan dibakar massa. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan ( Menhan) Prabowo Subianto menyoroti kerusuhan yang terjadi setelah aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang atau UU Cipta Kerja beberapa hari yang lalu.

Prabowo meyakini ada dalang dari kerusuhan usai demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja.

"Ini pasti ada dalangnya. Ini pasti anasir-anasir ini. Ini pasti anasir yang dibiayai asing. Enggak mungkin seorang patriot mau bakar (fasilitas umum) milik rakyat," kata Prabowo dalam wawancara khusus yang dirilis DPP Partai Gerindra, Senin (12/10/2020).

Baca juga: KSPI Tidak Akan Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini, Said Iqbal: Tidak Ada Alasan Apa Pun

Baca juga: Para Pelajar Anarkis Demo UU Cipta Kerja di Kebumen Menangis Saat Dijemput Orangtua di Polres

Baca juga: Viral Video Bupati Blora Djoko Nugroho & ASN Perempuan Joget Tanpa Masker di Acara Hajatan

Baca juga: Fernando Santos Kecewa Hasil Prancis Vs Portugal Tadi Malam, Sepi Gol dan Adem-adem Saja

Prabowo menceritakan, dirinya sempat terperangkap dalam aksi massa penolakan UU Cipta Kerja.

Menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini, banyak mahasiswa yang tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak di tengah pandemi Covid-19.

Dia pun menilai bahwa penggerak aksi demonstrasi ini tidak bertanggung jawab.

"Ini kan mencelakakan anak-anak kita. Dalang ini tidak bertanggung jawab sama sekali. Saya sangat prihatin. Ini kan lagi Covid-19," ujarnya.

Kendati demikian, Prabowo mengatakan, para mahasiswa yang menggelar aksi memberikan akses agar mobilnya melewati jalan dan ada beberapa mahasiswa memberikan hormat.

"Ya masih banyak yang apa itu, dadah ke saya, lihat mobil saya. Anak-anak itu ada juga yang hormat. Jadi saya kira mereka itu niatnya baik anak-anak itu, tapi ada yang panas-panasin," ucapnya.

Lebih lanjut, Prabowo meminta semua pihak bersabar dan mempersilakan untuk melakukan uji materi atau judicial review atas UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved