Breaking News:

Berita Regional

Menolak Diajak Rujuk, Suami Siram Istri dengan Minyak Tanah dan Bakar Rumah Mertua

Bertengkar dengan istrinya, seorang suami berinisial JA (34) nekat membakar rumah mertuanya di Jalan Banyiur Luar, Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjar

KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWAR
Tiga rumah tinggal puing setelah seorang suami di Banjarmasin, nekat membakar rumah mertuanya pada, Sabtu (17/10/2020) dinihari setelah cekcok dengan istrinya. 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARMASIN - Bertengkar dengan istrinya, seorang suami berinisial JA (34) nekat membakar rumah mertuanya di Jalan Banyiur Luar, Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Sabtu (17/10/2020) dini hari.

Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, Iptu Yadi Tullah mengatakan, dari keterangan saksi, saat itu pelaku bertengkar hebat dengan istrinya, LA (34).

Saksi melihat JA sudah memegang korek api yang telah menyala dan siap membakar rumah mertuanya.

Baca juga: Rincian Upah Minimum Negara-negara di ASEAN, Bagaimana Indonesia ? Ini Ulasannya

Baca juga: Hasil Liga Inggris Tadi Malam, Newcastle vs Manchester United: Fernandes Sukses Bawa Kemenangan

Baca juga: Hasil Liga Spanyol Tadi Malam, Getafe vs Barcelona: Lionel Messi Pulang dengan Kekalahan

Baca juga: Hasil Liga Italia Tadi Malam, Crotone vs Juventus: Hanya Mampu Bermain Imbang 1-1

Saksi masuk ke rumah korban dengan maksud melerai pertengkaran pelaku dengan istrinya.

"Berdasarkan keterangan saksi, yaitu tetangga korban atas nama Rusdi yang masuk ke rumah korban yang mana saat itu ada keributan dan melihat pelaku di tangannya sudah menyalakan korek api," ujar Yadi , dalam keterangan yang diterima, Sabtu (17/10/2020) malam.

Namun, saksi tak sempat menggagalkan aksi nekat pelaku.

Seketika api langsung membesar dan membakar lantai dan dinding rumah yang masih berbahan dasar kayu.

Tak hanya menghanguskan rumah mertuanya, dua rumah tetangga juga ludes dilalap api.

"Api berkobar di lantai rumah dan dinding rumah. Saksi berusaha menangkap pelaku, tapi berhasil kabur," jelas Yadi.

Saksi berhenti mengejar karena kobaran api yang semakin membesar.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved