Breaking News:

Pilwakot Semarang 2020

Manfaatkan Sisa Waktu Kampanye, Ketua Relawan Hendi-Ita Maksimalkan Virtual Box

Bertempat di Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Calon Walikota Semarang, Hendrar Prihadi hadir menyapa warga

Istimewa
Calon Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyapa warga melalui virtual box 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bertempat di Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Calon Walikota Semarang, Hendrar Prihadi hadir menyapa warga melalui media virtual box, beberapa waktu lalu.

Di sana, Virtual Box Calon Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu dihadirkan sekaligus untuk mengikuti kegiatan sarasehan secara virtual yang diselenggarakan oleh relawannya.

Tak hanya di lokasi tersebut, hampir sebagian besar kegiatan kampanye dihadiri Hendi melalui virtual box, sesuai amanah dalam PKPU Nomor 13 tahun 2020 pasal 58, yang mendorong agar paslon melakukan dialog dengan mengutamakan media daring dan media sosial.

Disebutkan oleh ketua koordinator relawan Hendi - Ita, Arnaz Andrarasmara, dirinya telah mensosialisasikan segala hal yang tertuang dalam PKPU untuk dapat menyamakan visi seluruh relawan.

Dirinya pun bersyukur seluruh relawan mau memahami dan menaati sejumlah pembatasan yang telah diatur oleh KPU.

Menurutnya komitmen para relawan dalam menaati regulasi dalam menginisiasi berbagai kegiatan, menjadi kunci penting kesuksesan kampanye pasangan calon petahana Hendi - Ita.

Pasalnya Arnaz meyakini, sebagai salah satu unsur penggerak, relawan harus mampu merepresentasikan figur Hendi yang tidak neko neko.

Di sisi lain, Arnaz menyebutkan penggunaan kampanye virtual juga menguntungkan para relawan untuk lebih masif menginisiasi kegiatan.

Sebab menurutnya dengan menuju hari pencoblosan pada tanggal 9 Desember 2020 yang tinggal 49 hari lagi, waktu tersebut tidaklah banyak.

"Satu sisi adanya virtual box ini juga menguntungkan karena mas Hendi bisa ada di banyak tempat dalam waktu yang berdekatan, sesuatu yang tidak mungkin kalau beliau harus secara fisik mendatangai lokasi satu per satu," terang Arnaz.

"Dan sedulur-sedulur relawan juga antusias, karena ini salah cara kampanye yang baru," tambahnya.

Arnaz pun berharap dengan adanya berbagai perangkat tekhnologi yang digunakan, sisa masa waktu kampanye dapat dimanfaatkan dengan maksimal oleh seluruh relawan.

"Total 71 hari kampanye yang diberikan itu bisa dikatakan cukup, bisa dikatakan kurang, tinggal bagaimana kita memanfaatkannya.

Maka saya berterima kasih kepada sedulur - sedulur relawan yang memilki komitmen yang tinggi.

Semoga ikhtiar sedulur-sedulur relawan ini dapat diamini oleh seluruh masyarakat Kota Semarang," harap Arnaz.(*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved