Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kesehatan

Upss, Kaki Bau Busuk setelah Lepas Sepatu, Ketahui Cara Menghilangkannya

Munculnya bau pada kaki biasanya disebabkan karena kaki berkeringat. Inilah yang menyebabkan munculnya bakteri penyebab bau.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG
bau pada kaki 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PERNAHKAH anda mengalami bau tak sedap pada kaki? Pasti aroma yang membuat kita harus menutup hidung ni membuat anda jadi tidak percaya diri. Selain itu, bau pada kaki ini biasanya mengindikasikan adanya bakteri jahat. Penyebab munculnya bau kaki pun mesti beragam.

Pengalaman ini beberapa kali sempat dialami oleh Daffa Ridho. Ya, pria berusia 21 tahun ini biasanya mengalami bau pada kaki saat wilayahnya tengah terendam rob. Maklum, Daffa selalu berjibaku karena di sekitar kediamannya rentan terendam genangan rob.

Otomatis, kondisi kaki Daffa sering basah. Maka dari itu, ia lebih memilih tidak menggunakan sepatu terlebih dahulu saat berangkat kerja di musim rob. Ia hanya memakai sandal jepit. Hal itu ia lakukan agar kakinya tak lembab karena basah saat melewati genangan rob.

"Wah, kalau kaus kaki dan sepatu kena rob, pasti nanti jadi bau kaki saya. Pas mau dipakai lagi besoknya, baunya memang belum muncul. Tapi udah lanjut ketiga sampai empat hari, baru kaki saya mulai bau. Padahal, itu sepatu dan kaus kakinya sudah dijemur lagi. Tapi, ga berpengaruh," curhat warga Kecamatan Genuk, Kota Semarang ini.

Supaya sepatu dan kaus kakinya tak lagi terkena cipratan rob, maka Daffa memakai sandal saat berangkat kerja. Setibanya di kantor, tak lupa kaki Daffa dicuci lagi dengan sabun. Lalu, ia keringkan kakinya dengan handuk kecil yang ia siapkan khusus saat masuk musim rob.

"Saya pakai sepatunya di kantor. Kalau ada rob, saya bawa bekal handuk kecil di tas. Itu saya gunakan buat mengelap kaki saya kalau kebasahan. Kadang-kadang, saya juga sedia sabun cair karena rob ini tak hanya buat kaki jadi bau saja, tapi bikin gatal-gatal juga," ungkap pekerja pabrikan ini.

Sementara, kejadian demikian sempat dialami juga oleh perempuan bernama lengkap Astati R. Namun, Asti, panggilannya tidak begitu ingat kapan kakinya pernah memunculkan aroma tak sedap. Sebab, ia jarang sekali mengalami keluhan seperti itu.

Seingatnya, Kaki Asti dulu bisa bau karena kaus kaki yang dipakainya. Awalnya, dara berusia 24 tahun ini heran kenapa kakinya bau. Setelah ditelusuri, bau kaki itu ternyata bersumber dari kaus kaki yang dipakainya.
Asti tambah heran lagi karena kaus kaki tersebut baru dipakainya. Usut punya usut, ia baru paham kaus kakinya yang baru dipakainya itu ternyata mengalami apek. Aroma apek itu muncul karena kaus kakinya terjemur dalam kondisi hujan deras.

"Otomatis, kaus kakiku lembab dan bau apek. Bukan kaos kaki saja, tapi baju-baju ku ikut apek juga. Baju dan kaos kaki yang terjemut habis dicuci itu kena hujan. Maklum, tidak ada yang angkat jemuran saat saya kerja," unjar warga pendatang yang tinggal di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang ini.

Asti baru menyadari kakinya bau tersebut saat hendak mengambil wudhu untuk salat dzuhur. Karena sedang di luar, ia terpaksa terus memakai kaos kaki tersbut. Selepas kembali ke rumah, Asti langsung bergeas ke kamar mandi untuk membersihkan kakinya dengan sabun.

"Nyatanya, saya cuci kaki sampai dua kali pakai sabun pun baunya masih kecium tipis-tipis. Ya sudah, saya biarkan saja, Paling besoknya juga hilang. Seingat saya sih begitu pas dulu. Ini jadi pelajaran pribadi supaya jemuran ga lagi kena hujan. Nanti kalo kehujanan, bau apeknya itu loh yang ganggu. Kita sendiri saja terganggu, apalagi ke orang lain," pungkasnya.

Sementara itu, Amelia Susrono, punya kiat jitu terkait persoala kaki bau. Ia menjelaskan, munculnya bau pada kaki biasanya disebabkan karena kaki berkeringat. Inilah yang menyebabkan munculnya bakteri penyebab bau. Bakteri ini memecah keringat dan sel-sel kulit mati yang mendatangkan bau tak sedap. Lalu, bau juga bisa disebabkan karena infeksi jamur dan sepatu yang lembab.

AMELIA SUSRONO
Amelia Susrono, Founder Premiera Skin & Bodycare Semarang

"Stress pun bisa memicu munculnya aroma tak sedap pada kaki. Kemudian, kurang menjaga kebersihan kaki maupun alas kaki serta adanya perubahan hormon yang dapat menyebabkan keringat berlebih pada kaki dapat memicu munculnya bau pada kaki," katanya.

Secara medis, masalah bau kaki dikenal dengan sebutan bromodosis. Bromodosis merupakan kondisi di mana kaki memproduksi keringat berlebihan dan menjadi lembab, terutama saat memakai sepatu, sehingga muncul aroma tidak sedap. Seperti halnya telapak tangan, telapak kaki juga memiliki kelenjar keringat yang berfungsi untuk melembapkan kulit dan mengatur suhu tubuh.

Misalnya, ketika cuaca sedang panas atau sedang berolahraga. Ketika keringat terus diproduksi oleh kelenjar keringat pada kaki, berbagai bakteri dan jamur akan tumbuh untuk memecah senyawa organik pada keringat. Aktivitas inilah yang akan menghasilkan aroma yang tidak sedap pada kaki.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved