Breaking News:

Pilkada 2020

Cabup Semarang Bintang Narsasi Diperiksa Bawaslu Diduga Langgar Protokol Kesehatan 

Cabup Semarang Bintang Narsasi Mundjirin diperiksa Bawaslu Kabupaten Semarang terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye tatap muka

KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA
Calon Bupati Semarang Bintang Narsasi menjalani pemeriksaan Bawaslu Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Calon Bupati Semarang Bintang Narsasi Mundjirin diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang.

Pemeriksaan ini terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye tatap muka.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Semarang Agus Riyanto mengatakan, Bintang Narsasi pada Sabtu (3/10/2020) melakukan kunjungan ke Pasar Kesongo dan Candirejo di Kecamatan Tuntang.

"Pada saat itu ada pembagian masker polos dan stiker bergambar pasangan calon," jelasnya, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Update Virus Corona Kota Semarang Kamis 22 Oktober 2020, Gayamsari Paling Sedikit Kasus Positif

Baca juga: Peringati Hari Santri Nasional, Bupati Umi: Para Santri Harus Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan

Baca juga: Kekeyi Nangis Kejer Cerita Pernah Dikatai Anak Haram dan Tak Punya Orangtua: Aku Benci sama Ayah!

Baca juga: Umi Azizah: Pejabat Eselon Dua Harus Miliki Pemikiran Jauh ke Depan

Karena kegiatan tersebut, Bintang diduga melakukan pelanggaran kampanye.

"Ada temuan, lokasi jelas, waktu jelas, dan peristiwa ada, saksi ada. Jadi kita register untuk diproses lebih lanjut," ungkap Agus.

Bawaslu Kabupaten Semarang, lanjutnya, telah memanggil tiga saksi dalam peristiwa tersebut.

Ketiga saksi yakni, pedagang pasar, tim kampanye pasangan Bintang Narsasi-Gunawan Wibisono, dan Bintang Narsasi.

Menanggapi pemeriksan Bawaslu Kabupaten Semarang, istri bupati Semarang mengatakan, kunjungannya ke pasar tersebut hanya membeli ikan bandeng dan pisang untuk buah tangan.

"Saya itu mau beli oleh-oleh karena akan berkunjung ke Pondok Wali, malah dikira kampanye. Padahal cuma belanja terus ngobrol-ngobrol. Saya tidak kampanye di tempat terbuka karena tidak ada surat tanda terima pemberitahuan (STTP)," papar Bintang.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved