Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Brebes

Menko Luhut Binsar Pandjaitan Tanam 1.000 Bibit Mangrove Bersama Warga di Brebes

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan, bersama para petani menanam 1.000 bibit mangrove di Pant

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Masyarakat pesisir di Desa Sawojajar, Kabupaten Brebes menanam bibit mangrove bersama Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (22/10/2020). Mereka mendapatkan bantuan 1.000 bibit mangrove dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan, bersama para petani menanam 1.000 bibit mangrove di Pantai Pulau Cemara Sawojajar, Kabupaten Brebes, Kamis (22/10/2020).

Sejumlah 1.000 bibit mangrove tersebut adalah bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk masyarakat di Desa Sawojajar.

Selain mangrove, masyarakat juga mendapatkan bantuan berupa 500 bibit pohon mangga.

Baca juga: Dipecat DPP PDIP, Mugiyono: Lebih Baik Dipecat Daripada Khianati Dawuh Kiai

Baca juga: Harta Kekayaan Cai Changpan Dibongkar Pak Camat, Begini Keseharian Terpidana Mati Kasus Narkoba

Baca juga: Ini Nominal Gaji PNS Lengkap dari Tertinggi hingga Terendah

Baca juga: Bocah Penyandang Disablitas Dipenggal Setelah Diperkosa Sepupu, Jasadnya Dibuang ke Kolam

Penanaman bibit mangrove tersebut, juga diikuti oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, dan Bupati Brebes Idza Priyanti.

Menko Marives, Luhut mengatakan, penanaman mangrove tersebut menjadi upaya pemerintah dalam memperbaiki lingkungan.

Ia mengatakan, mangrove yang dimiliki Indonesia adalah 30 persen dari mangrove di dunia.

Namun ia menyayangkan sekira 1 juta mangrove di Indonesia sekarang rusak.

"Bu Siti dan Pak Edhy punya rencana untuk menanam. Kita coba dorong sampai 600 ribu bisa selesai empat tahun ke depan," kata Luhut seusai menanam mangrove.

Luhut menjelaskan, penanaman mangrove dinilai sangat penting agar tidak terjadi abrasi dan rob.

Selain itu mangrove juga akan melahirkan carbon credit.

Ia mengatakan, kerusakan parah terjadi di beberapa wilayah, khususnya Pantai Utara.

Misalnya seperti kerusakan mangrove di Semarang yang menyebabkan abrasi.

"Jadi jangan ada yang tanya kenapa diperbaiki. Karena nanti anak cucumu akan mengalami kerusakan lingkungan parah jika tidak kita perbaiki sekarang," jelasnya. (fba)

Baca juga: BPK RI Audit Penanganan Covid 19 di Polda Jateng

Baca juga: Garang saat Memaki Petugas yang Ingatkan Pakai Masker, Begini Nasib Mukti Kharisma

Baca juga: Salurkan Rp 11,49 Miliar di Program Pinky Movement, Pertamina Dorong Pertumbuhan 170 UMKM Mitra

Baca juga: Emak-emak di Kebumen Ini Klaim Sawah Orang Lain Sebagai Jaminan Hutang

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved