Breaking News:

Pilwakot Semarang 2020

Alumni USM Deklarasi Relawan HEI Jaya Dukung Paslon Hendi-Ita di Pilwakot Semarang 2020

Alumni Universitas Semarang (USM) memberikan dukungan kepada pasangan calon Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) di kontestasi

Penulis: hermawan Endra | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/HERMAWAN ENDRA WIJONARKO
Ketua Tim Relawan Hei Jaya, Kairul Anwar secara simbolis menyerahkan baju HEI Jaya kepada Ketua Tim Pemenangan Pasangan petahana Hendi-Ita, Kadarlusman saat acara deklarasi relawan HEI Jaya di Gedung Olahraga Taman Setiabudi, Kota Semarang, Sabtu (24/10). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Alumni Universitas Semarang (USM) memberikan dukungan kepada pasangan calon Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu (Hendi-Ita) di kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020.

Bentuk sokongan tersebut dengan deklarasi relawan HEI Jaya di Gedung Olahraga Taman Setiabudi, Kota Semarang, Sabtu (24/10).

Ketua Tim Relawan Hei Jaya, Kairul Anwar menjelaskan, HEI merupakan singkatan dari Hendi-Ita. Sedangkan Jaya adalah sebuah kata yang meski tidak terdaftar di hak cipta namun sudah menjadi brand atau tagline Universitas Semarang (USM).

Menurutnya, kampus USM bisa besar hingga sekarang tidak terlepas dari bantuan Walikota Hendrar Prihadi. Oleh sebab itu sudah seharusnya membalas kebaikan yang telah diberikan.

Ia masih ingat betul banyak sekali support yang telah diberikan seperti misalnya dibangunkan halte trans Semarang yang cukup keren di depan kampus, hingga peresmian masjid USM juga dilakukan oleh Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi.

"Bahkan saking dekatnya Hendi dengan USM, ada cafe kampus USM namanya Arah Awan testernya adalah beliau. Makanya kami sepakat membuat organisasi relawan HEI Jaya untuk memberikan dukungan mensukseskan pilwalkot untuk pemilih datang ke TPS," imbuhnya.

Kairul Anwar yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Asosiasi Advokad Indonesia (AAI) Kota Semarang itu menambahkan, hingga saat ini tercatat lulusan USM berjumlah 38.807 orang yang mayoritas merupakan warga Kota Semarang. Namun pada kesempatan deklarasi relawan HEI Jaya ini hanya dikumpulkan 50 orang untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

Kelima puluh orang tersebut merupakan perwakilan dari masing-masing daerah di Kota Semarang. Alumni USM yang tergabung dalam relawan HEI Jaya ini nantinya bertugas menjadi influencer di klaster mereka masing-masing mensukseskan Pemilukada 2020, khususnya menenangkan pasangan Hendi-Ita.

"Tugas mereka membentuk klaster di wilayah mereka, menciptakan imun edukasi untuk datang ke TPS," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Pasangan petahana Hendi-Ita, Kadarlusman yang pada kesempatan tersebut mewakili kehadiran Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu mengucapkan rasa terima kasih atas support yang telah diberikan. Menurutnya deklarasi relawan HEI Jaya akan menjadi amunisi tambahan bagi pasangan Hendi-Ita.

Ia mengungkapan meski pada Pilkada nanti pasangan Hendi-Ita akan menghadapi kotak kosong namun pihaknya tak ingin lengah merasa jumawa. Beragam upaya terus dilakukan secara masif hingga ke akar rumput, untuk mencapai target perolehan suara mencapai kemenangan 90 persen.

"Berdarkan hasil survey yang kami lakukan, jika pemilihan dilakukan pekan lalu pasangan Hendi-Ita memperoleh 83 persen suara. Masih ada 7 persen kekurangan dari target 90 persen, upaya yang kami upayanya harus terus turun memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa di TPS tidak akan tertular Covid-19," ujarnya.

Dijelaskannya, saat ini sudah ada lebih dari seratus relawan hadir mendeklarasikan dukungan terhadap Hendi-Ita. Kampanye terus digalakkan, sasaranya mengajak pemilih untuk datang ke TPS. Sebab menurutnya, masih ada pemilih Hendi-Ita yang beranggapan tidak perlu datang ke TPS karena sudah pasti menang atau alasan lain.

"Kalau masyarakat mempunyai keinginan seperti itu semua nanti tidak ada yang coblos mas Hendi kalau kami biarkan.

Di masa pandemi ini berat, kadang mereka tidak mau datang karena takut tertular (covid-19) padahal protab kesehatan dari KPU sudah disiapkan semua. Nah itulah yang kami sampaikan ke masyarakat supaya percaya diri, yakin dan mantap bahwa di TPS tidak ada penularan," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved