Breaking News:

Bea Cukai Tanjung Emas Semarang

Direktur PT P&G: Kami Tidak Pernah Jual Pisau Cukur Merek Gillette Secara Terpisah

PT P&G angkat bicara terkait peredaran pisau cukur merek Gillete yang diduga palsu yang didatangkan dari China.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Procter and Gamble Home Production Indonesia (P&G) angkat bicara terkait peredaran pisau cukur merek Gillette diduga palsu yang didatangkan dari China.

Direktur PT P&G, Nararya. S. Soeprapto mengatakan perbedaan pisau cukur merek Gillette yang didatangkan dari China dengan miliknya adalah pisau cukur yang dijual terpisah antara tangkai dan kepala pisau.

Kalau merek Gillette produknya itu tangkai dan kepala pisau cukur dijual menjadi satu.

Baca juga: Terlihat Linglung di Jalan, Wanita di Semarang Ini Mengaku Takut Pulang, Ceritakan yang Baru Dialami

Baca juga: Melly Goeslaw Sedih Tak Diundang, Dul Jaelani: Baru Akad Tante, Resepsinya tunggu PSBB Ya

Baca juga: 2 Pemuda di Brebes Curi Pisang untuk Beli Obat Nenek yang Sakit, Polisi Ungkap Kejadian Setelahnya

Baca juga: Viral Nenek 65 Tahun Nikahi Brondong 20 Tahun, Penampilannya saat Pernikahan Bikin Pangling

"Kami tidak pernah menjual dalam bentuk satu box.

Produk kami dijual rapi dalam bentuk rencengan dan dalam plastik.

Itulah indikasinya," ujarnya, saat konferensi pers di Gudang Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, Senin (26/10/2020).

Selain itu, kata dia, produk pisau cukurnya tersebut diimpor dan hanya masuk di satu pelabuhan.

Jika masuk di lain pelabuhan pihaknya meminta kepada Bea Cukai untuk melakukan notifikasi.

"Pisau cukur dari China itu sudah beredar luas di Indonesia.

Sekarang telah masuk ke toko-toko khususnya di pasar maupun toko kecil," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved