Breaking News:

Berita Nasional

Catat, Ini Jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji Termin Kedua, Segera Ditransfer ke Rekening Pekerja

Selanjutnya termin kedua, disalurkan subsidi gaji untuk bulan November dan Desember dengan nominal yang sama

Editor: muslimah
Humas Kemnaker
Menaker Ida Fauziyah 

Catat, Ini Jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji Termin Kedua, Segera Ditransfer ke Rekening Pekerja

TRIBUNJATENG.COM - Simak informasi soal pencairan bantuan subsidi upah ( BSU ) untuk pekerja.

Diketahui bahwa bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji Rp 600 ribu gelombang kedua untuk karyawan swasta dengan upah di bawah Rp 5 juta dan terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan akan segera disalurkan.

Penyaluran subsidi gaji gelombang kedua akan dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan mulai awal November 2020.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengungkapkan, pencairan subsidi gaji gelombang 2 akan segera dilakukan oleh pemerintah dalam waktu dekat ini.

Baca juga: Lagi di Semarang Bingung Mau Sarapan Apa? Yuk Intip, Ini 6 Pilihan Kuliner yang Bisa Kamu Nikmati

Baca juga: Viral Polisi Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel dan Menilangnya, Kapolres Beri Penjelasan

Baca juga: Jadwal F1 2020 GP Emilia Romagna Pekan Ini, Balapan Digelar Tanpa Penonton

Baca juga: Pertimbangan Ini yang Membuat Gubernur Ganjar Tak Ikuti SE Menaker, Tetap Naikkan UMP Jateng

"Ditargetkan minggu pertama November 2020 (mulai ditransfer)," kata Menaker melalui akun Youtube BNPB Indonesia, Selasa (27/10/2020), dikutip dari Kompas.com.

Ida menjelaskan, bantuan subsidi gaji kepada 12,4 juta pekerja swasta yang telah tervalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan ini dibagi dalam dua tahap penyaluran.

Termin pertama, yakni bulan September-Oktober, disalurkan subsidi gaji sebesar Rp 1,2 juta.

Selanjutnya termin kedua, disalurkan subsidi gaji untuk bulan November dan Desember dengan nominal yang sama sehingga total selama 4 bulan sebesar Rp 2,4 juta.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemenaker ) per 23 Oktober 2020, penyaluran subsidi gaji atau upah secara total telah mencapai 98,30 persen atau setara 12,19 juta pekerja yang telah menerimanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved