Berita Regional
Heboh Pesepeda di Sleman Diteror Cairan Mirip Air Keras, Terasa Gatal & Panas
Tiga pesepeda di Sleman disiram cairan yang diduga air keras oleh orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi ketika para pesepeda tengah bersepeda di J
TRIBUNJATENG.COM, SLEMAN - Tiga pesepeda di Sleman disiram cairan yang diduga air keras oleh orang tak dikenal.
Peristiwa itu terjadi ketika para pesepeda tengah bersepeda di Jalan Palagan, Ngaglik, Sleman pada Kamis (30/10/2020) pagi.
Seorang korban, Della Olivia Silviana (26), mengaku kejadian itu berlangsung cepat.
Baca juga: Viral Video Wisatawan Asal Jateng Terjun dari Tebing Pantai Ngandong Gunungkidul, Kesulitan Menepi
Baca juga: Ganjar Naikkan UMP Jateng 3,27 Persen, UMK Tak Boleh Kurang dari Rp 1.798.979
Baca juga: Karo Humas Mahkamah Agung Abdullah Meninggal, Lahir di Jombang Alumnus Untag
Baca juga: 6 Fakta Gempa Turki, Muncul Tsunami & Diikuti 100 Gempa Susulan
Baca juga: Mengenal Irjen Ignatius Sigit, Kadiv Propam yang Meninggal, dari Salatiga hingga di Densus 88
Hal itu membuatnya tak begitu menyadari siapa yang menyiramkan cairan tersebut.
Kronologi Kejadian
Della merinci, pagi itu ia bersepeda sendirian dari rumahnya di Sinduadi, Mlati.
Saat sedang asyik menikmati pemandangan, tiba-tiba ada seorang pengendara sepeda motor menyiramkan sesuatu ke arahnya.
Tak lama setelah itu, ia merasakan panas pada bagian sekitar paha.
"Aku berangkat gowes (sepedaan) sebelum jam 06.00, pas sampai lampu merah atas Hyatt itu ada orang kayak nyiram gitu, nggak kenceng. Terus ada motor lewat."
"Aku nggak ngeh waktu itu, karena sedang melihat-lihat. Jadi nggak tau itu boncengan, pakai motor apa, nggak tau," katanya pada Tribun Jogja, Jumat (30/10/2020).
Ia melanjutkan, kejadian serupa ternyata juga dialami oleh ibu dan istri temannya.
Waktunya pun hampir bersamaan, termasuk lokasinya.
"Kalau korban kedua itu mamanya temenku, kejadian sekitar 6.16. Korban kedua malah tahu pelakunya, pakai motor vario merah."
"Korban ketiga itu sekitar pukul 06.40. Kalau aku kejadian jam 06.00. Waktunya bedekatan, lokasinya juga sekitaran situ," lanjutnya.
Terkait kondisi korban, Della menyebut dirinya dan dua korban lain dalam keadaan sehat.
Ia bersyukur karena cairan tersebut tidak langsung mengenai kulit.
"Kena celana, kalau kena kulit langsung mungkin bisa melepuh. Alhamdulillah kondisi korban saat ini sehat," sambungnya.
Meski demikian, ia belum akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Dengan adanya peristiwa tersebut, ia berharap pesepeda lebih berhati-hati saat bersepeda.
Ia juga menyarankan agar pesepeda tidak bersepeda sendirian.
Polisi Tingkatkan Patroli
Terpisah, Kapolsek Ngaglik, Kompol Tri Adi Hari Sulistia mengungkapkan sejauh ini belum ada korban yang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ngaglik.
Namun demikian, pihaknya meminta anggotanya untuk intensif melakukan patroli.
"Belum ada yang melapor. Untuk patroli sudah kami arahkan setiap pagi, khususnya jalur pesepeda, baik Sabhara, Lalu Lintas, maupun anggota tertutup,"ungkapnya. (maw)
(Tribunjogja.com/Christi Mahatma Wardhani)
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Penuturan Pesepeda di Sleman yang Mengaku Disiram Cairan Mirip Air Keras
Baca juga: Penyebab & Dampak Gempa Turki hingga Tsunami, 22 Tewas Sejumlah Nelayan Hilang
Baca juga: Prediksi Udinese Vs AC Milan di Serie A Liga Italia, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming
Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Piyungan Bantul, Belasan Pohon Tumbang hingga Timpa Pengendara
Baca juga: Pengakuan Sherina Munaf Soal Film Petualangan Sherina 2: Sudah Enggak Sabar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tren-bersepeda-di-kalangan-warga-perkotaan-pada-masa-pandemi-corona-meningkat-drastis-sepeda.jpg)