Penanganan Corona
Pegadaian Dorong Masyarakat Manfaatkan Layanan Digital untuk Transaksi Selama Pandemi Covid-19
PT Pegadaian (Persero) berkomitmen untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Untuk itu, Pegadaian mendorong para nasabah memanfaatkan
Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Pegadaian (Persero) berkomitmen untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
Untuk itu, Pegadaian mendorong para nasabah memanfaatkan layanan aplikasi Pegadaian Digital untuk melakukan berbagai transaksi.
Kepala Departemen Komunikasi PT Pegadaian (Persero), Basuki Tri Andayani menuturkan, layanan Pegadaian Digital merupakan satu dari sekian upaya Pegadaian mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.
Baca juga: Anak Penjual Jagung Bakar Jadi Pilot Wanita Pertama TNI AD, Pegawai Kebersihan Akmil Pun Tak Percaya
Baca juga: Tawuran Ormas Sapu Jagat vs BPPKB di Sukabumi, Berawal dari Pemukulan Anggota
Baca juga: Rachel Vennya Akan Tutup Endorse di Instagram, Para Pengusaha Sedih: Iklan di Dia Ngaruh
Baca juga: Anak Curiga Lihat Ayah Pulang Kubur Kantong Plastik, Lapor Polisi Setelah Lihat Isinya
"Dengan adanya layanan digital tersebut, masyarakat bisa bertransaksi tanpa harus datang ke kantor atau outlet Pegadaian.
Semua transaksi kami fasilitasi melalui aplikasi digital tersebut," kata Basuki, dalam siaran pers tertulisnya, Selasa (3/11/2020).
Dijelaskannya, layanan Pegadaian Digital tersebut bisa digunakan untuk berbagai layanan di Pegadaian mulai dari menabung emas, menggadaikan tabungan emas, melakukan pembayaran-pembayaran lainnya yang berkaitan dengan produk Pegadaian.
"Aplikasi layanan Pegadaian Digital tersebut dapat diunduh di playstore," ucapnya.
Sementara untuk transaksi secara langsung di kantor atau outlet, lanjutnya, PT Pegadaian menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yakni setiap nasabah yang datang diharuskan menggunakan masker.
Sesampainya di kantor Pegadaian, nasabah diharuskan mencuci tangan di tempat yang disediakan.
Kemudian, diukur suhu badannya menggunakan thermogun. Saat berada di dalam kantor Pegadaian, nasabah juga diatur jaraknya atau physical distancing.
"Protokol kesehatan kami terapkan secara ketat di semua kantor Pegadaian mulai dari kantor pusat, wilayah, cabang hingga outlet layanan. Itu semua untuk mencegah penyebaran Covid-19," jelas Basuki.
Selain itu, lanjutnya, PT Pegadaian telah memberlakukan sistem work from home (WFH) bagi karyawan sejak awal terjadinya pandemi.
WFH diterapkan di kantor pusat dan wilayah yang notabene lebih banyak pekerjaan administrasi.
"Sementara pekerjaan yang sifatnya administratif dan harus ke kantor, juga diberlakukan protokol kesehatan yang ketat.
Diharapkan upaya ini mampu mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 khususnya di lingkungan Pegadaian," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pt-pegadaian-persero-mendorong-para-nasabah-memanfaatkan-layanan-apli.jpg)