Penanganan Corona
Sekolah Tatap Muka Dimulai Bertahap di Jateng, Yudi Minta Murid dan Guru Diminta Tes Swab
Sejumlah daerah di Jawa Tengah mulai menerapkan pembelajaran tatap muka. Beberapa ada yang masih melaksanakan uji coba.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: galih permadi
Langkah yang mesti ditempuh dengan kerja sama antara sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Dinas Kesehatan.
Terkait anggaran, kata dia, bisa saja diambilkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Karena kebutuhan tes corona bisa masuk dalam instrumen penyelenggaraan pendidikan.
Swab maupun rapid test memang tidak harus dilakukan tiap hari, namun mesti keberlanjutan.
Semisal sepekan sekali atau dua pekan sekali.
"Jika ada anak yang hasil tes nya reaktif atau bahkan positif maka mesti dilakukan penanganan kesehatan dan pencegahan penularan," tegasnya.
Jika sekolah tidak bisa melaksanakan hal tersebut, kata dia, pembelajaran daring menjadi opsi terbaik.
Pembelajaran tatap muka bisa mulai dilakukan setelah pemerintah pusat menyediakan vaksin.
Sehingga tidak akan terjadi penyebaran Covid melalui klaster sekolah.(mam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/smkn-1-kudus-memulai-uji-coba-pembelajaran-tatap-muka-pada-hari-senin-2112020-ini.jpg)