Berita Regional
Polisi Periksa 7 Orang Terkait Video Hoaks Mata Jenazah Pasien Covid-19 Hilang
"Saat pemulasaran saya melihat sendiri, tidak ada satu pun organ yang diambil, semua itu hoaks," jelasnya.
"Kami berharap polisi segara menangani hal ini, dan menangkap pelaku utama.
Jangan sampai hal seperti ini terulang kembali," harap Ugas.
Setelah situasi mereda, Satgas akan melakukan tracing terhadap pihak keluarga karena kain kafan jenazah sempat dibuka.
Penyebar menyesal Seorang saksi berinisial R mengaku hanya meneruskan foto dan membuat status aplikasi pesan singkat.
Setelah viral dan sadar bahwa video itu hoaks, dia mengaku menyesal.
Saksi lainnya, M, mengaku mendapat foto dari status WhatsApp temannya lalu dia share ke grup alumni.
"Setelah itu saya tidak tahu apakah diteruskan lagi oleh teman-teman hingga menjadi viral," kata M.
Diberitakan sebelumnya, foto dan video yang memperlihatkan sebuah keluarga histeris karena melihat kondisi jenazah salah satu keluarganya yang positif Covid-19 viral di media sosial dan aplikasi pesan instan.
Foto dan video itu pertama kali diunggah di media sosial Facebook.
Dalam video itu disebutkan, keluar darah dari mata jenazah pasien positif Covid-19. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Video Mata Jenazah Pasien Covid-19 Hilang Hoaks, Polisi Periksa 7 Orang"
Baca juga: Guru SD Minta Tolong Kapolri dan Presiden Setelah Sekolah Dirusak Satu Keluarga
Baca juga: Ivan Gunawan Kaget Lihat Iklan Podcast Deddy Corbuzier di Jalan, Ada 8 Titik Billboard
Baca juga: Seorang Petani Tewas Mengenaskan di Kebun, Polisi Sebut soal Warisan Tanah dan Santet
Baca juga: Soal Video Syur Mirip Dirinya, Gisel: Bingung Klarifikasinya Gimana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/polisi-memeriksa-tujuh-orang-yang-menyebarkan-video-dan-foto.jpg)