Berita Salatiga
DKK Salatiga Minta RSPAW Perketat Pengawasan Pasca Pasien Positif Covid-19 Melarikan Diri
Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga meminta managemen Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga lebih memperketat pengawasan terhadap pasien
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga meminta managemen Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga lebih memperketat pengawasan terhadap pasien yang menjalani perawatan lantaran terpapar virus Corona (Covid-19).
Kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah mengatakan pasca kejadian seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 melarikan diri dari ruang perawatan di RSPAW jajarannya langsung berkoordinasi dengan Satgas Covid Kota Salatiga serta meminta bantuan Polres Salatiga.
“Karena itu masalah RSPAW bukan kewenangan DKK Salatiga untuk mencari pasien yang kabur.
Baca juga: Fakta Baru Video Panas Mirip Gisel: Penyebarnya Diduga Masih di Bawah Umur
Baca juga: Banjir Air Mata Pasca Pernikahan di Sragen, Sekeluarga Meninggal karena Covid Diawali Mempelai Wanta
Baca juga: Baru Uji Bagian Tubuh Ini Dalam Video Syur Mirip Gisel, Pakar Telematika: Sudah Cukup Membuktikan
Baca juga: Hendak Ganggu Istri Orang, Pria Ungaran Babak Belur Dihajar Warga Karangrejo Semarang
Tetapi, kami sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Salatiga dan Puskemas wilayah asal pasien untuk melakukan pelacakan,” terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (12/11/2020)
Menurut Zuraidah, ketika warga berdasarkan pemeriksaan diketahui positif Corona kemudian dilakukan perawatan di sebuah rumah sakit pengawasan sepenuhnya dibawah kendali layanan kesehatan tersebut.
Ia menambahkan, pasien Corona yang melarikan diri tersebut tercatat sebagai warga Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga berjenis kelamin laki-laki berusia 68 tahun.
Sementara ini DKK Salatiga meminta pihak rumah sakit kedepan lebih memperketat pengawasan pasien.
“Itu pasien dibawah tanggungjawab rumah sakit.
Jadi kalau DKK ditanya ya saran himbauan sebagai tindaklanjut kedepan saya minta pengawasan harus lebih diperketat,” katanya
Diberitakan sebelumnya, seorang pasien terkonfirmasi positif virus Corona yang sedang menjalani perawatan pada ruang isolasi Melati di RSPAW Kota Salatiga melarikan diri Sabtu (7/11/2020).
Pasien tersebut, masuk menjalani perawatan pada Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 12.30 WIB. (ris)
Baca juga: Ini Perbandingan dan Spesifikasi iPhone 11 dan iPhone 12
Baca juga: Penyelenggara Pilkada di Blora Dirapid Test, Ini Hasilnya
Baca juga: BREAKING NEWS: Diduga Mengantuk, Ojol di Semarang Tabrak Honda Stream dari Belakang
Baca juga: Viral Karena Pesan Paket Promo, 1 Keluarga Diremehkan Pelayan Restoran Sampai Tak Diberi Alat Makan