Berita Pekalongan
Ingin Jadi PNS, Riyanto Warga Pekalongan Ditipu Kepala Puskesmas Rp 125 Juta
Riyanto (30) warga Desa Lambur, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah tertipu ratusan juta rupiah.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Riyanto (30) warga Desa Lambur, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah tertipu ratusan juta rupiah.
Uang ratusan juta tersebut telah ia bayarkan ke seseorang yang mengaku bisa membantunya jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Namun hingga kini kabar itu tak jelas.
Baca juga: Respons Gisel Seusai Menonton Video Syur Mirip Dirinya yang Trending Twitter: Nonton Sendirian
Baca juga: Kecelakaan Maut Pesepeda Semarang Terjatuh Meninggal Setelah Sepeda Standing Lewati Undakan
Baca juga: Tidak Kuat Menanjak, Truk Muatan Batu Kecelakaan Terguling di Gunung Tugel Banyumas
Baca juga: Kecelakaan di Tol Cipali, Harrier Ringsek Hilang Kendali Terguling
Akhirnya, ia mengadukan kasus itu kepada kepolisian.
Riyanto kepada Tribunjateng.com menceritakan, pada 2015 ia tergiur tawaran Kustopo.
Menurutnya, Kustopo adalah seorang Kepala Puskesmas Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan.
"Saya mengenal Kustopo karena pernah berobat di rumah prakteknya."
"Saat itulah saya ditawari.
Kustopo bilang sekarang guru honorer sulit diangkat jadi PNS jika tidak lewat jalur uang," kata Riyanto, Kamis (12/11/2020) sore.
Dari tawaran tersebut, ia tergiur.
Kustopo berjanji akan membantunya hingga lolos jadi PNS.
"Kustopo siap membantu, namun harus ada syaratnya yaitu harus membayar uang senilai Rp 125 juta," imbuhnya.
Riyanto mengaku, syarat uang tersebut ia bayarkan sebanyak tiga kali.
Pertama, pada 2015 ia membayar Rp 50 juta.
Kedua, tahun 2017 menyetorkan uang tersebut sebanyak Rp 70 juta.