Breaking News:

Berita Karanganyar

Kabar Duka, Pengasuh Ponpes Al Inshof Karanganyar KH Abdullah Saad Meninggal, Ini Kenangan Hendrawan

Kabar duka datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Inshof Karanganyar, KH Abdullah Saad

Penulis: hermawan Endra | Editor: galih permadi
Istimewa
Pengasuh Ponpes Al Inshof Karanganyar, KH Abdullah Saad Meninggal Dunia 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabar duka datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Inshof Karanganyar, KH Abdullah Saad dikabarkan wafat, Selasa (17/11). 

"Inalillahi wa ina ilaihi rojiun Yi Dullah Saad wafat di hari selasa 17 November 2020 sekitar pukul 19.30WIB dalam usia 39 tahun, semoga Allah senantiasa melimpahkan ridho dan keselamatan bagi Yi Dullah Saad sekeluarga dunia akherat amin," kata Pengurus Majelis Roudhatul Musthofa Semarang asuhan Al Habib Thohir bin Yahya, Hendrawan. 

Ia menambahkan, belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya KH Abdullah Saad.

Baca juga: Inilah Sosok Alfius Kristono Penggugat Anies Baswedan Minta Ganti Rugi Rp 300 Juta

Baca juga: Respons Keluarga Korban Emy Dibunuh di Gunungpati Semarang Soal Sosok Agus Pelaku Pembunuhan

Baca juga: Kabar Gembira Guru dan Tenaga Pendidikan Non PNS Dapat Bantuan Rp 1,8 Juta, Ini Kata Menteri Nadiem

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Siswi Asal Demak Dalam Kamar Hotel Bandungan Dibekuk di Surabaya

Hanya saja diakuinya bahwa perjuangan KH Abdullah Saad dalam menegakkan amar makruf nahi munkar sangatlah mendalam dengan berbekal amanah dari guru beliau Al Habib Lutfie bin Yahya.

Yi Dullah Saad, sapaan KH Abdullah Saad terus menerus berusaha menebarkan kepada umat tentang rasa cinta kepada Rosulullah dan Ahlul BaitNya yang terkenal di Indonesia dengan sebutan Habib, Syarifah, Sayid ataupun Syarif.

"Perjuangan beliau sangatlah penting untuk diteladani terutama oleh generasi muda dalam menjaga keimanan dan persatuan di kalangan umat Islam, " imbuh Hendrawan. 

Menurut Hendrawan, pesan yang teramat dalam d antaranya adalah bagaimana kesedihan beliau saat melihat para Habaib dan para Kyai direndahkan, dihina dan tidak dihormati oleh oknum yang belum paham bahwa para Habaib dan Kyai adalah Pewaris Rosulullah.

"Beliau memang telah wafat, namun semangat dan perjuangannya akan selalu diteruskan oleh para pejuang dakwah lainnya, " pungkasnya. (*)

Baca juga: Kakak Beradik Cantik Tipu 92 Online Shop Bandung, Surabaya Hingga Semarang, Kerugian Rp 1 Miliar

Baca juga: Awalnya DF Siswi Demak Pamit ke Sekolah, Sehari Kemudian Ditemukan Tewas di Hotel Bandungan Semarang

Baca juga: Inilah Sosok Irjen Fadil Calon Kapolda Metro Jaya, Rekam Jejak Usut Dugaan Chat Mesum Habib Rizieq

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun Pengasuh Ponpes Al Inshof KH Abdullah Saad Meninggal Dunia

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved