UNS Surakarta

UNS Solo Tandatangani MoU dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jateng

Pembangunan infrastruktur tanpa pembangunan SDM sama dengan nol besar,kerja sama ini mampu memberikan dampak pada pembangunan SDM dengan dibukanya kes

Editor: abduh imanulhaq
IST
Penandatanganan MoU oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNS, Prof. Dr. rer.nat Sajidan M.Si. dan Kepala Balai PPW Jateng, Cakra Nagara S.T., M.T., M.E. di UNS Inn, Senin (16/11/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menjalin kerja sama dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Jawa Tengah (Jateng) Direktorat Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNS, Prof. Dr. rer.nat Sajidan M.Si. dan Kepala Balai PPW Jateng, Cakra Nagara S.T., M.T., M.E. di UNS Inn, Senin (16/11/2020).

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNS, Prof. Dr. rer.nat Sajidan M.Si. mengatakan, tujuan dari kerja sama ini yaitu untuk meningkatkan kapasitas, pengabdian masyarakat serta penelitian dalam pencegahan dan penanganan kawasan permukiman kumuh.

“Kami selaku perwakilan dari UNS menyambut positif kerja sama antara Balai PPW Jateng dengan UNS sebagai wujud implementasi dari bidang penelitian, pengabdian masyarakat dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM),” tutur Prof. Sajidan.

Kepala Balai PPW Jateng, Cakra Nagara S.T., M.T., M.E. menyampaikan bahwa ruang lingkup pembahasan dalam kerja sama ini meliputi beberapa hal.

Di antaranya peningkatan kapasitas dan pengabdian masyarakat dalam pencegahan dan penanganan kawasan permukiman kumuh dan penelitian untuk mengkaji bagaimana implementasi program, evaluasi hasil program serta penelitian dampak progam.

“Pembangunan infrastruktur tanpa pembangunan SDM sama dengan nol besar,” ujar Cakra.

Cakra menambahkan jika kerja sama ini mampu memberikan dampak pada pembangunan SDM dengan dibukanya kesempatan belajar melalui magang bagi mahasiswa.

Selain itu juga melibatkan akademisi perguruan tinggi untuk bisa berkontribusi dalam penelitian dan pengabdian masyarakat terkait isu permukiman.

Sebelum dilakukan penandatanganan MoU, pada lokasi yang sama telah berlangsung rapat koordinasi dan Forum Group Discussion (FGD) Penataan Kawasan Gunung Kemukus.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNS, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si hadir dalam kesempatan tersebut untuk memandu jalannya diskusi yang membahas lima bidang.

Yaitu meliputi pemberdayaan ekonomi warga Kemukus, pengelolaan wisata kawasan Gunung Kemukus, pendekatan sosial budaya masyarakat, permasalahan gender dan anak serta konsep tata ruang permukiman. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved