UNIVERSITAS TELOGOREJO
Tips Perawatan Tali Pusar Bayi yang Baru Lahir
Prinsip utama dalam perawatan tali pusat adalah menjaga agar tetap bersih dan kering hingga akhirnya mengering dan terlepas dengan sendirinya.
Oleh: Dokter Vira Ari Nindia Dewi SpA, Dosen S1 Kebidanan Universitas Telogorejo Semarang
PERAWATAN tali pusat pada bayi baru lahir merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya infeksi. Tali pusat yang belum lepas adalah area yang sensitif sehingga memerlukan penanganan yang tepat dan higienis.
Prinsip utama dalam perawatan tali pusat adalah menjaga agar tetap bersih dan kering hingga akhirnya mengering dan terlepas dengan sendirinya. Ibu atau pengasuh harus selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah menyentuh tali pusat. Hal ini bertujuan untuk mencegah masuknya kuman yang dapat menyebabkan infeksi.
Tali pusat tidak perlu diberikan ramuan atau bahan tradisional, cukup dibersihkan jika kotor menggunakan air bersih dan dikeringkan dengan kain atau kasa steril. Selain itu, penting untuk menjaga agar tali pusat tetap kering dengan cara tidak menutupinya terlalu rapat.
Popok bayi sebaiknya dilipat di bawah tali pusat agar tidak terkena urin atau feses. Jika tali pusat terkena kotoran, segera bersihkan dan keringkan dengan lembut.
Bayi tetap boleh dimandikan, namun perlu diperhatikan agar tali pusat segera dikeringkan setelah terkena air. Hindari penggunaan alkohol atau antiseptik tanpa anjuran tenaga kesehatan karena dapat memperlambat proses pengeringan.
Orang tua juga perlu mengenali tanda-tanda infeksi pada tali pusat, seperti kemerahan di sekitar pangkal tali pusat, bau tidak sedap, keluar cairan bernanah, atau bayi tampak demam dan rewel. Jika ditemukan tanda-tanda tersebut, segera bawa bayi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Dengan perawatan yang benar, tali pusat biasanya akan mengering dan lepas dengan sendirinya dalam waktu sekitar 5–14 hari setelah kelahiran. Perawatan yang baik akan membantu mencegah infeksi dan mendukung kesehatan bayi secara keseluruhan.
Cara Tepat Merawat Tali Pusat Bayi Baru Lahir
Perawatan tali pusat bayi baru lahir tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada cara-cara tertentu agar anggota tubuh bayi yang satu ini tetap bersih dan kering. Cara-cara tersebut meliputi:
- Menjaga tali pusat tetap bersih
Sebelum melakukan perawatan tali pusat bayi, jangan lupa untuk mencuci tangan Anda terlebih dahulu. Tali pusat tidak perlu dibersihkan dengan alkohol. Cukup bersihkan dengan air, jika memang tali pusat kotor. Tali pusat juga harus dikeringkan menggunakan kain yang lembut atau dengan mengipasinya hingga kering.
Penelitian terbaru menyebutkan bahwa tali pusat kemungkinan lebih cepat sembuh jika dibiarkan saja. Membasuhnya dengan alkohol, sabun, atau cairan antiseptik justru dapat mengiritasi kulit di sekitar tali pusat dan membuatnya sembuh lebih lama. Hindari juga memberikan minyak, bedak, jamu, atau obat herba tertentu di sekitar tali pusat
- Menjaga tali pusat tetap kering
Biarkan tali pusat dalam kondisi terbuka tanpa ditutup dengan kasa kering maupun tertutup popok. Saat memakaikan popok bayi, usahakan tali pusat tidak tertutup popok. Hal ini bertujuan agar tali pusat tidak terkena air seni dan tinja bayi yang dapat menyebabkan infeksi.
Bayi juga perlu mengenakan pakaian berbahan lembut dan menyerap keringat, sehingga sirkulasi udara berjalan dengan baik di kulitnya. Hindari juga memakaikan baju model bodysuit (yang menutupi seluruh tubuh) pada Si Kecil.
- Biarkan tali pusat terlepas secara alami
Membiarkan tali pusat terlepas dengan sendirinya adalah salah satu cara perawatan tali pusat yang benar. Jangan memaksa melepas tali pusat dengan menariknya karena dapat menyebabkan perdarahan dan infeksi.
Selama tali pusat masih menempel, mandikan bayi dengan cara membasuh badannya menggunakan washlap atau spons mandi. Hindari merendam bayi di dalam bak mandi hingga tali pusat puput.
| Universitas Telogorejo Semarang Gelar IPE di Sukorejo Perkuat Sinergi Mahasiswa |
|
|---|
| Basic Pharmaceutical Leadership Training UNTS, Kepemimpinan Farmasi di Era Digital dan Global |
|
|---|
| Mudik Lebaran dan Ancaman Penularan Campak pada Anak |
|
|---|
| Inovasi Model Bisnis: Kompas Strategis bagi UMKM di Arus Ekonomi Digital |
|
|---|
| Universitas Tzu Chi Tanda Tangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Telogorejo Semarang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260429_bayi.jpg)