Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Pedagang Pasar Suradadi Tegal Kabur Takut Tes Swab

Pedagang ayam potong di Pasar Suradadi, Kholiyah menuturkan, teman-temannya sesama pedagang di pasar tidak berangkat karena ketakutan

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berikut ini video pedagang Pasar Suradadi Tegal kabur takut tes swab.

Tim dari Dinkes Kabupaten Tegal hari ini Rabu (18/11/2020) melakukan swab massal di Pasar Suradadi.

Hal ini sebagai tindak lanjut penemuan beberapa pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari target sekitar 694 sasaran, namun pada kenyataannya pedagang yang datang hanya sekitar puluhan orang saja.

Karena hari sebelumnya atau pada Selasa (17/11/2020) kemarin pedagang sudah diinfo terlebih dahulu misal akan dilakukan tes swab.

Sehingga kebanyakan pedagang merasa takut dan memilih untuk kabur (menghindar).

Mereka memilih untuk tidak berjualan, sehingga suasana pasar pagi tadi saat Tribunjateng.com meninjau lokasi sangat sepi.

Hanya tersisa beberapa pedagang saja yang terlihat masih berjualan.

"Dari target kami kurang lebih 694 pedagang, pagi ini baru sekitar 60 an pedagang yang mau di tes swab. Kami berharap hari ini bisa selesai semua, dan pedagang tidak perlu takut karena swab ini tidak sesakit yang dibayangkan," tutur Ketua Tim Surveilan dan Kesling Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Eko Prabowo, pada Tribunjateng.com, Rabu (18/11/2020).

Eko menyebut, ketakutan pedagang saat mengetahui ada tes swab sampai kabur atau memilih tidak berjualan, sebetulnya tidak hanya terjadi di pasar Suradadi saja.

Sebelumnya juga sudah pernah terjadi, seperti di Pasar Trayeman, pasar Kupu Dukuhturi, dan lain-lain.

Sehingga Eko berpesan, Pedagang tidak perlu takut. Mengingat tes swab ini sebagai langkah pencegahan dan perlindungan dari penularan virus Covid-19.

"Untuk di Pasar Suradadi ini sebetulnya sudah bisa disebut sebagai klaster pasar. Karena ditemukan ada beberapa kasus atau lebih dari satu kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga kami bergerak untuk melakukan pelacakan, terutama kontak eratnya. Ya semoga tidak ditemukan yang positif lagi," harap Eko.

Eko mengimbau kepada pedagang dan pengunjung di pasar, mengingat saat ini tren penularan Covid-19 di pasar cukup tinggi, harus mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M.

Yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved