Breaking News:

Tips

Jangan Injak Rem Terus di Turunan, Bisa Mengancam Keselamatan

Rem merupakan komponen yang sangat dibutuhkan saat berkendara di jalan menurun. Namun bukan berarti harus digunakan secara terus menerus.

Editor: m nur huda
Kompas.com/Dio
Ilustrasi - Honda BR-V saat melewati turunan terjal di Wisata Batu Lawang, Cirebon, Jawa Barat. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Rem merupakan komponen yang sangat dibutuhkan saat berkendara di jalan menurun.

Namun bukan berarti harus digunakan secara terus menerus.

Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso Suparman mengatakan, penggunaan rem secara terus menerus dalam waktu lama bisa menyebabkan rem panas, dan menurunkan perfoma bisa yang berakibat rem blong.

Baca juga: PSBB DKI Jakarta Berakhir Hari Ini, Catatkan Penambahan Kasus Positif Covid-19 Tertinggi

Baca juga: Satpol PP Dikawal TNI-Polri Datangi Rumah Rizieq untuk Tes Swab, Gagal karena Tak Ditemui

Baca juga: Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Dibubarkan Polisi, Kapolres: Kita Tak Pandang Bulu

Baca juga: Trump Tinggalkan Forum KTT G20 yang Bahas Covid-19, Pilih Main Golf

Kondisi seperti itu tentu saja berbahaya dan mengancam keselamatan.

“Pengemudi sebaiknya menggunakan transmisi rendah saat melintas jalan menurun, seperti gigi 1 untuk mobil manual, atau L,2 atau 3 bagi mobil matik. Tujuannya agar laju mobil ikut tertahan oleh putaran mesin,” ujar Suparman belum lama ini kepada Kompas.com.

"Kalau memang harus mengerem, injak yang dalam, kemudian lepas. Jangan diinjak terus menerus," tambahnya.

Sementara itu, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi menambahkan, selain perawatan kendaraan, cara mengemudi yang salah juga bisa menyebabkan rem blong saat rute menurun.

Hal ini ditujukan ke para pengemudi bertransmisi matik.

“Sering ditemui pengendara mobil matik yang tidak memindahkan tuas transmisi saat melewati rute menurun. Mereka tetap memasang di tuas posisi (D). Berbeda dengan pengendara mobil bertransmisi manual yang biasanya langsung memindahkan tua ke posisi gigi rendah,” ujar Didi saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (21/11/2020).

Didi mengatakan, tidak dipindahkannya tuas transmisi dari D bisa membuat mobil matik hanya mengandalkan rem saat mengarungi rute menurun.

Kondisi ini yang bisa memicu mendidihnya minyak rem (overheating), sehingga menimbulkan butiran air yang berdampak terhadap rem blong.

“Apabila turunan panjang hanya mengandalkan rem, rem akan panas dan bisa membuat minyak rem mendidi sehingga terjadi efek rem blong atau dikenal dengan istilah vapor lock,” kata Didi.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jangan Injak Rem Terus-menerus di Jalan Menurun, Bahaya!"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved