Berita Internasional
Trump Tinggalkan Forum KTT G20 yang Bahas Covid-19, Pilih Main Golf
Presiden Donald Trump melewatkan acara "Pandemic Preparedness" KTT G20 dan lebih memilih mengunjungi salah satu klub golfnya pada hari yang sama ketik
TRIBUNJATENG.COM - Presiden Donald Trump melewatkan acara "Pandemic Preparedness" KTT G20 dan lebih memilih mengunjungi salah satu klub golfnya pada hari yang sama ketika rekor 198.500 infeksi Covid-19 baru dilaporkan dalam periode 24 jam di Amerika Serikat.
KTT virtual tersebut dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia dari seluruh dunia.
Tahun ini, Arab Saudi bertindak sebagai tuan rumah.
Baca juga: Disebut Mirip Mak Lampir, Bebby Fey Curhat: Saya Bersyukur Masih Diberi Akal Sehat
Baca juga: Aksi Demonstrasi di Depan Kantor Bupati Karawang Dibubarkan FPI, Massa Lari Selamatkan Diri
Baca juga: Benda Meteorit yang Jatuh di Prambanan Disimpan di Keraton Solo Diberi Nama Kanjeng Kiai Pamor
Baca juga: Kemendagri Ungkap FPI Ormas Tak Terdaftar: Idealnya Tidak Boleh Ada Kegiatan
KTT G20 nyaris tidak diadakan hampir tahun ini karena pandemi Covid-19, yang kini telah menewaskan lebih dari 250.000 orang Amerika - sejauh ini merupakan jumlah terbesar di dunia, dikutip The Guardian, Sabtu (21/11/202).
Sejauh ini AS adalah negara yang paling parah terdampak pandemi corona dan presidennya lebih memilih main golf ketimbang membahas bersama pemimpin dunia lainnya menangani pandemi covid-19.
Ketidaktertarikan Trump pada KTT dimulai pada Sabtu pagi ketika ia mulai men-tweet tentang hasil pemilu setelah waktu mulai pertemuan yang dijadwalkan pada pukul 8 pagi ET.
Pada pukul 10 pagi, Trump meninggalkan Gedung Putih untuk pergi ke lapangan golfnya di luar Washington DC, menurut CNN.
Acara tersebut menampilkan sambutan dari para pemimpin, termasuk Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, dan difokuskan pada tanggapan terkoordinasi terhadap pandemi virus Corona dan peningkatan kesiapan pandemi global, menurut uraiannya.
Sebelum dia meninggalkan Gedung Putih untuk pergi ke lapangan golf, Trump menyiratkan kepada para pemimpin bahwa dia akan bekerja dengan mereka di masa depan, merujuk pada kekalahan yang dia hadapi terhadap hasil pemilihan presiden.
"Saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda lagi untuk waktu yang lama," katanya kepada para pemimpin, menurut audio yang diperoleh oleh Observer.
Sejak Joe Biden dinyatakan sebagai pemenang pemilu 7 November, para pemimpin dari seluruh dunia telah memberi selamat kepada Biden, termasuk Macron; perdana menteri Inggris, Boris Johnson; dan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengakui kemenangannya meski Trump menolaknya.
Menurut penghitungan yang disimpan oleh CNN, Trump telah mengunjungi salah satu klub golfnya sebanyak 303 kali selama empat tahun sebagai presiden.
Selama kampanye 2016 untuk Gedung Putih, Trump secara teratur menyerang pendahulunya Barack Obama karena terlalu sering memukul tautan dan bersikeras bahwa dia akan memiliki sedikit waktu untuk bermain golf sebagai presiden karena dia akan bekerja terlalu keras.
Presiden AS menyampaikan kebanggaan dan kebohongan sementara anggota lain fokus menangani pandemi.
Donald Trump telah melakukan kampanyenya untuk menyangkal hasil pemilihan presiden AS secara global, mengatakan kepada para pemimpin di KTT G20 bahwa dia berharap dapat terus bekerja dengan mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/presiden-as-donald-trump-bermain-golf-di-trump-national-golf-club.jpg)