Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Khotbah Jumat

Khotbah Jumat Singkat Kepribadian Umat Islam Indonesia

Berikut materi khotbah jumat singkat dengan tema Kepribadian Umat Islam Indonesia yang ditulis oleh Dr H Mohammad Arja’ Imroni, MAg.

Tayang:
MOSLEMWORLD
Muslim mendengarkan khotbah jumat di dalam masjid 

Jadi kepribadian merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap manusia karena ia dapat menjadi penanda kekhasan mereka.

Adapun kata Umat artinya adalah para penganut suatu agama.

Islam berasal dari Bahasa Arab yang secara Bahasa artinya berserah diri, yaitu agama yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW berdasarkan wahyu dari Allah SWT.

Kata Indonesia menunjukkan keterangan tempat dimana umat Islam tinggal.

Dengan demikian, kepribadian umat Islam Indonesia dapat dipahami sebagai sifat-sifat atau karakter yang menjadi identitas umat penganut agama Islam yang sekaligus sebagai warganegara dan penduduk Indonesia.

Hadirin rahimakumullah.

Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0 yang sedang terjadi ini, ada kecenderungan meleburnya semua identitas menjadi satu, yaitu oleh adanya tatanan nilai dunia baru (the new world order).

Di era ini, kita sering menyaksikan fakta bahwa sulit membedakan antara umat yang satu dengan umat yang lain.

Terkadang perilaku dan moralitas sebagian umat islam sama sekali tidak menampakkan identitas mereka sebagai umat Islam Indonesia.

Contoh ada yang mengaku beragama Islam, namun karakter kepribadiannya justru seperti orang yang sekuler.

Ada yang dalam berbisnis, persis seperti seorang penganut kapitalisme yang hanya mengeruk keuntungan, tanpa memperhatikan halal/haram.

Bahkan seorang ahli agama sekali pun terkadang tidak memberikan contoh kepribadian seorang agamawan.

Demikian juga dalam bidang-bidang lainnya.

Fakta ini sungguh ironis, karena seharusnya umat islam Indonesia memiliki identitas yang jelas, yang berbeda dengan bangsa-bangsa yang sekuler maupun yang kapitalis.

Dengan demikian, umat Islam Indonesia tertantang untuk makin memperkokoh jatidirinya agar tidak mengalami krisis identitas.

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved