Breaking News:

Liga 1

PSIS Semarang Sambut Baik Bhayangkara FC Pindah ke Solo

PSIS Semarang dipastikan memiliki tetangga baru sesama kontestan Liga 1 2020.

Istimewa
General Manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang dipastikan memiliki tetangga baru sesama kontestan Liga 1 2020 usai salah satu kontestan kompetisi sepakbola tertinggi tanah air tersebut, yakni Bhayangkara FC memutuskan hijrah ke Solo.

Sebelumnya klub berjuluk The Guardian tersebut berkandang di Stadion PTIK Jakarta. Namun pada musim depan, Bhayangkara FC akan berhomebase di Solo.

Tim berkostum jersey kuning tersebut bakal menggunakan Stadion Manahan, Solo sebagai markas utamanya. Adapun untuk venue latihan bakal dipusatkan di Lapangan Universitas Sebelas Maret (USM) yang terletak di tengah kampus.

Pindah ke Solo, Bhayangkara FC juga mengganti namanya menjadi Bhayangkara Solo FC.

Mendengar kabar Bhayangkara FC pindahan ke Solo, General Manager PSIS Wahyu "Liluk" Winarto mengatakan pihaknya menyambut hangat keputusan eks jawara Liga 1 musim 2017 itu.

Menurut Liluk, Bhayangkara FC adalah sahabat dekat. Terutama dengan kedekatan tim Mahesa Jenar dengan penasehat Bhayangkara FC, Komjen Pol Condro Kirono.

"Ya kita menyambut baik Bhayangkara berhomebase di Solo. Bhayangkara bukan orang baru di kita. Dulu sempat Pak Condro di Bhayangkara FC. Beliau baik hubungannya dengan PSIS," kata Liluk kepada Tribunjateng.com. Jumat (27/11/2020).

Ia menambahkan, pihaknya berharap Bhayangkara Solo FC betah di rumah baru. Disamping itu, Bhayangkara Solo FC diharapkan bisa disambut baik oleh Pasoepati, suporter dari klub Persis Solo.

"Tentu kita menyambut baik dan Bhayangkara bis berhomebase semoga mereka bisa mengambil hati Pasoepati. Harapannya seperti itu. Dan berharap sih suporter PSIS bisa menyambut dengan baik," katanya.

Adapun bagi PSIS, kepindahan Bhayangkara FC ke Solo meringankan PSIS jika akan melakukan laga away melawan Bhayangkara FC. Tim suhan Dragan Djukanovic itu tak perlu jauh-jauh menempuh perjalanan darat ke Jakarta bila melakoni laga away kontra Bhayangkara FC.

Cukup dengan perjalanan ke Solo dari Semarang yang durasi perjalanannya jauh lebih pendek dibandingkan ke Jakarta.

"Kita juga tidak ada kekhawatiran sih ada potensi gesekan antar suporter. Saya yakin suporter PSIS, suporter Solo lebih dewasa. Artinya sepakbola ini kan hiburan bukan untuk cari musuh," pungkasnya. (*)

--

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved