Breaking News:

Berita Karanganyar

Disparpora Karanganyar Berharap Desa Wisata Dapat Menggerakkan Sektor Perekonomian

Disparpora Karanganyar berharap desa wisata dapat menggerakkan sektor ekonomi menyusul dampak pandemi virus Covid-19. 

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar berharap desa wisata dapat menggerakkan sektor ekonomi menyusul dampak adanya pandemi virus Covid-19. 

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar Titis Sri Jawoto menyampaikan, sampai saat ini ada 42 desa wisata yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dinas. Desa wisata itu tersebar di beberapa kecamatan di antaranya Jenawi, Karangpandan, Tawangmangu, Ngargoyoso, dan Mojogedang. Dari jumlah tersebut, dinas telah mendorong dengan menaikan statusnya dengan SK bupati. 

"Dari 42 (Desa Wisata) itu yang kami tetapkan SK bupati hanya 23 desa wisata. Kami sudah intensif melakukan persiapan di 2021. Semisal Pokdarwis di Desa Karang sudah saya kumpulkan. Serta beberapa desa wisata ada yang didampingi perguruan tinggi seperti di Gentungan (Mojogedang) dan Taman Seribu Bunga (Nglurah)," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (28/11/2020). 

Di sisi lain, Disparpora Karanganyar juga sudah menyiapkan Embung Plalar yang berada di Desa Kaliwuluh Kecamatan Kebakkramat sebagai lokasi wisata pada tahun depan. Embung itu akan dilengkapi dengan wahana bermain seperti kapal, tempat makan dan lainnya. 

"Kami dari dinas sudah merencanakan. Sudah ada DED dan penetapan dari Kementerian Pariwisata dan awal tahun depan akan dilelang. Di daerah situ belum ada destinasi wisata," ucapnya. 

Lebih lanjut Disparpora Karanganyar terus mendorong potensi yang ada di daerah dengan karakteristiknya masing-masing.

Titis mencontohkan, seperti yang ada di Gondangmanis dengan potensi jamur dan sungainya yang dapat dioptimalkan. Sehingga sesuai misi dari Bupati Karanganyar dengan menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan.  

Menurutnya, adanya pandemi virus Covid-19 ini dapat menjadi peluang untuk memunculkan potensi yang ada di daerah masing-masing. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di lokasi wisata. Disparpora Karanganyar telah mengimbau kepada pengelola wisata supaya membentuk Satgas Covid-19 mandiri. 

"Selain dapat memicu perputaran ekonomi lokal. Paling tidak masyarakat daerah bisa berlibur di Karanganyar dan masyarakat luar daerah," pungkasnya.  (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved